PAYAKUMBUH/50 KOTA

Bahas RAPBD 2027, Wako Zulmaeta Pastikan Akomodasi Pandangan Fraksi DPRD

×

Bahas RAPBD 2027, Wako Zulmaeta Pastikan Akomodasi Pandangan Fraksi DPRD

Sebarkan artikel ini
PEMBAHASAN NOTA KEUANGAN— Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta menghadiri rapat paripurna dengan agenda pembahasan Nota Keuangan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2027.

PAYAKUMBUH, METRO–Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta menegaskan bahwa Pemerintah Kota Payakumbuh sangat menghargai seluruh pandangan, masukan, dan catatan yang disampaikan fraksi-fraksi DPRD terhadap Nota Keuangan Rancangan Anggaran Pen­dapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2027.

Menurut Zulmaeta, pan­dangan umum fraksi merupakan instrumen kru­­sial dalam proses pembahasan RAPBD. O­l­eh karena itu, pemerintah daerah akan mencermati secara saksama seluruh masukan tersebut bersama legislatif.

“Kami menghargai seluruh pandangan dan masukan yang disampaikan fraksi-fraksi DPRD. Ini menjadi bagian dari pro­ses bersama untuk me­nyempurnakan RAPBD 2027,” kata Zulmaeta di Gedung DPRD Kota Payakumbuh, Senin (21/9).

Ia menilai, pemerintah daerah dan DPRD memiliki tanggung jawab yang sama dalam memastikan proses pembahasan A­PBD berjalan sesuai ketentuan, sekaligus mampu mengakomodasi kebutuhan pem­­bangunan dan kepe­ntingan masyarakat Pa­yakumbuh.

Baca Juga  Pemilu di Limapuluh Kota Berjalan Aman, KPU Gelar Rapat Pleno Rekapitulasi Perolehan Suara Tiga Hari

Terkait substansi pandangan fraksi, Pemko Pa­yakumbuh tidak akan memberikan tanggapan secara parsial. Jawaban resmi pemerintah akan disampaikan secara komprehensif dalam rapat pa­ripurna sesuai tahapan yang berlaku.

“Secara substansi, ten­tu seluruh pandangan fraksi akan kami pelajari dan kami jawab secara resmi pada tahapan be­rikutnya sesuai mekanisme pembahasan yang telah ditetapkan,” ujarnya.

Zulmaeta menggarisbawahi bahwa penyusunan RAPBD membutuhkan komunikasi yang solid dan kemitraan strategis antara eksekutif dan legislatif. Masukan dari DPRD akan menjadi bahan eva­luasi bagi pemerintah untuk meninjau kembali rancangan program serta kebijakan anggaran yang telah disusun.

Baca Juga  Jadwal Pilkada dan Pileg masih Diperbincangkan

“Yang terpenting, proses pembahasan ini berjalan konstruktif, terbuka, dan tetap dalam semangat kemitraan antara pemerintah daerah dan D­PRD,” katanya.

Sebagai instrumen u­tama pembangunan dan pelayanan publik, APBD dituntut untuk selalu mengacu pada kemampuan keuangan daerah, skala prioritas pembangunan, dan kebutuhan riil ma­syarakat.

Oleh karena itu, Pemko Payakumbuh berkomitmen penuh untuk me­ngi­kuti seluruh tahapan pembahasan RAPBD 2027 bersama DPRD secara disiplin dan tepat waktu. “Kami akan menindaklanjuti seluruh masukan tersebut dalam pembahasan bersama DPRD. Jawaban secara lengkap akan kami sampaikan pada rapat paripurna berikutnya,” pungkas Zulmaeta. (uus)