PAYAKUMBUU, METRO —Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh, dimasuki maling, Jumat dinihari (7/8). Akibatnya, satu unit laptop milik salah seorang pegawai, raib dibawa kabur pencuri tersebut.
Beruntung buku nikah yang tersimpan dalam laci ruang Kepala KUA, luput dari aksi maling. Meskipun ruang staf kantor KUA sudah berserakan di acak-acak maling yang diduga masuk melalui plafon atau loteng kantor.
Aksi pencurian ini pertama kali diketahui Resfi Yendri, Penghulu KUA Payakumbuh Barat ketika pertama kali masuk kantor pada Jumat pagi. Ia kaget melihat seluruh meja staf di kantor berantakan dan seluruh laci meja kerja pegawai terbuka.
Mendapat kabar adanya aksi pencurian di Kantor KUA, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Payakumbuh Hendri Yazid yang didampingi Kasubag TU Hj.Sri Yusnita dan Penyelenggara Zakat dan Wakaf Fajri Nur serta Staf Seksi Bimas Islam langsung menuju TKP untuk melihat langsung kondisi pasc kemalingan, didampingi Kepala KUA Asrul.
Kapolres Payakumbuh, AKBP. Irwan Andeta melalui Kasat Reskrim, Iptu Andrio Surya Putra Siregar membenarkan peristiwa pencurian yang terjadi di Kantor KUA ) Kecamatan Payakumbuh Barat
“Memang benar. Untuk sementara 1 unit laptop yang hilan. Anggota masih di lapangan untuk memastikan apa saja yang hilang sekaligus melakukan olah TKP. Sementara terkait apakah ada buku nikah yang juga hilang atau tidak, hingga saat ini belum didapatkan informasi lebih jauh,” jelas Iptu Andrio.
Dua Kali Dimasuki Maling
Sebelumnya, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Payakumbuh Barat Kota Payakumbuh di Kelurahan Bulakan Balai Kandi Kawasan Koto Nan IV (belakang gedung DPRD Kota Payakumbuh) dibobol maling. Akibatnya ratusan buku nikah dan 1 unit laptop dibawa pelaku yang belum diketahui identitasnya itu.
Aksi pencurian buku nikah itu pertama kali diketahui oleh guru bernama Khasmawati atau Upik disebuah RA yang biasanya melakukan absensi di Kantor KUA yang tidak jauh dari Kampus UMSB Fakultas Pertanian. Pegawai yang melakukan absensi pada Sabtu (31/8) itu seperti biasanya datang dan absensi, namun ia terkejut melihat kondisi kantor yang rusak dan berantakan.
“Aksi pencurian di Kantor KUA pertama kali diketahui oleh pegawai RA yang akan melakukan absensi di Kantor KUA sekitar pukul 07.30 WIB. Ia terkejut saat melihat kantor rusak. Tadi Sudah dilaporkan tadi ke Bhabinkamtibmas dan Polres Payakumbuh. Tadi ditanya kepada kepala KUA sekitar 172 buku nikah hilang dan 1 unit laptop,” ucap Kasi Binmas kala itu. (uus)






