SAWAHLUNTO/SIJUNJUNG

Wawako Jeffry Dampingi Kepala BPKP Perwakilan Sumbar, Perkuat Tata Kelola BUMDes dengan MPAK

×

Wawako Jeffry Dampingi Kepala BPKP Perwakilan Sumbar, Perkuat Tata Kelola BUMDes dengan MPAK

Sebarkan artikel ini
TATA KELOLA BUMDes— Wakil Wali Kota Sawahlunto Jeffry Hibatullah mendampingi Kepala BPKP Perwakilan Sumatera Barat Arif Ardianto membuka pengembangan Masyarakat Pembelajar Anti Korupsi (MPAK) untuk memperkuat tata kelola BUMDes sebagai instrumen pengembangan potensi dan ekonomi desa agar berjalan sehat, akuntabel, dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.

SAWAHLUNTO, METRO— Wakil Wali Kota Sa­wahlunto Jeffry Hibatullah mendampingi Kepala BP­KP Perwakilan Sumatera Barat Arif Ardianto membuka pengembangan Ma­syarakat Pembelajar Anti Korupsi (MPAK) untuk mem­perkuat tata kelola BUMDes sebagai instrumen pengembangan potensi dan ekonomi desa agar berjalan sehat, akun­tabel, dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat, Selasa (22/9).

“Kegiatan yang memberikan edukasi hukum terkait mitigasi risiko korupsi dalam tata kelola BUMDes tersebut diikuti 103 peserta dari perang­kat daerah terkait, pendamping desa, perangkat desa, dan pengelola BUMDes. Penguatan kapasitas tersebut diarahkan agar pengelola memahami re­gulasi dan mampu menerapkannya dalam pengelolaan usaha serta pengambilan keputusan,” ungkap Wakil Wali Kota Sawah­lunto Jeffry Hibatullah.

Wawako Jeffry me­ngatakan kompetensi dan integritas pengelola menjadi bagian penting dalam memastikan BUMDes mam­­pu menjalankan fung­­si pemberdayaan e­ko­nomi desa. Untuk itu, peserta diminta agar me­ngikuti materi secara responsif dan adaptif agar pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan untuk mencegah kesalahan tata kelola dan risiko hukum dalam pelaksanaan kegiatan BUMDes.

Saat ini, dari 27 BUMDes di Sawahlunto, sebanyak 25 telah menyelesaikan pembentukan badan hukum sesuai regulasi.  “Pemko Sawahlunto akan terus mendampingi, mengawasi, dan membina B­UMDes agar pengelolaannya sesuai ketentuan, semakin profesional, serta mampu mengoptimalkan potensi desa untuk mendukung perekonomian dan kesejahteraan ma­syarakat,” tandasnya.(pin)