SOLOK, METRO— Wali Kota Solok, Ramadhani Kirana Putra menilai kunjungan Posko Nasional Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) ke Kota Solok, merupakan momentum penting bagi Pemko Solok dalam upaya penanganan pascabencana yang telah dilakukan.
Sebab, kunjungan Satgas PRR ini melihat langsung dan memastikan perkembangan rehabilitasi dan rekonstruksi yang telah dilakukan Pemko Solok sejauh ini.
Ramadhani berharap melalui kunjungan ini, berbagai persoalan di lapangan dapat dilihat secara langsung dan menjadi bahan evaluasi serta penguatan koordinasi dalam percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi.
“Kami berharap dukungan pemerintah pusat semakin besar dalam mempercepat pemulihan sejumlah kawasan di Kota Solok yang terdampak bencana,” ujarnya.
Dalam upaya pemulihan dan bangkit pascabencana, Pemko Solok fokus memberikan perhatian dalam penanganan infrastruktur serta peningkatan pelayanan dasar pascabencana serta mendorong geliat ekonomi daerah.
Sebab bencana banjir yang melanda Kota Solok tahun lalu, masih menyisakan dampak yang cukup besar bagi masyarakat, terutama sektor ekonomi. Dengan kedatangan tim Satgas PRR yang meninjau langsung progres penanganan dampak banjir di Kota Solok, banyak harapan agar Kota Solok benar-benar pulih.
“Kunjungan lapangan dilakukan untuk mengevaluasi pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di sejumlah titik terdampak,” jelas Ramadhani terkait terkait kunjungan Tim Satgas PRR ke Kota Solok.
Rombongan dipimpin Kepala Posko Nasional Satgas PRR, Irjen Pol Wahyu Bintono Hari Bawono, didampingi sejumlah anggota tim dari unsur kementerian terkait. Sebelum meninjau lokasi dampak bencana, rombongan terlebih dahulu mengikuti briefing bersama jajaran Pemerintah Kota Solok.
Sejumlah titik yang dikunjungi, menjadi prioritas penanganan untuk mempercepat pemulihan wilayah sekaligus mengurangi risiko banjir dan bencana serupa pada masa mendatang.
Dalam kunjungan ke Kota Solok, Tim Satgas PRR justru banyak mendapat penjelasan dari kelompok tani dan masyarakat terdampak terkait upaya pemulihan pascabencana. Tim Satgas PRR memang bertemu langsung dengan kelompok tani dan masyarakat terdampak di kawasan Gawan, Tanah Garam, Kota Solok.
Di Kota Solok, Tim Satgas PRR mengunjungi sejumlah kawasan terdampak. Tim juga melihat langsung upaya normalisasi Batang Gawan serta sedimentasi aliran Batang Lembang. Kota Solok dinilai tercepat dalam melaksanakan upaya percepatan penanganan dampak bencana.
Kehadiran tim nasional diharapkan semakin memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi, sehingga kebutuhan masyarakat terdampak dapat segera terpenuhi. Pemko Solok memaparkan berbagai langkah penanganan bencana yang telah dan sedang dilakukan. (**)






