SOLOK/SOLSEL

Bupati Jon Firman Pandu Tegaskan, Kekompakan jadi Kekuatan dalam Penanganan Pascabencana

×

Bupati Jon Firman Pandu Tegaskan, Kekompakan jadi Kekuatan dalam Penanganan Pascabencana

Sebarkan artikel ini
EVALUASI PENANGANAN PASCABENCANA— Bupati Solok, Jon Firman Pandu meberikan arahan di pos pengamanan bencana serta evaluasi terkait kegiatan penanganan yang telah dilaksanakan sekaligus persiapan untuk pelaksanaan penanganan selama masa tanggap darurat.

SOLOK, METRO— Pemerintah Kabupaten Solok melaksanakan evaluasi terkait kegiatan penanganan yang telah dilaksanakan se­kaligus persiapan untuk pelaksanaan penanganan pada hari berikutnya. Pembahasan meliputi evaluasi kegiatan pembersihan pascabencana, pe­nyusunan rencana kerja, koordinasi personel, penempatan alat berat dan armada, distribusi air bersih, dukungan dapur umum, kebutuhan logistik dan kesehatan, serta pendataan seluruh potensi bantuan yang masuk melalui posko.

Bupati Solok, Jon Firman Pandu menegaskan bahwa kekompakan dan sinergi seluruh unsur menjadi kekuatan dalam penanganan ma­sya­rakat terdampak bencana. “Tentunya kita semua hari ini bertanggung jawab, bagaimana kita bersama-sama mena­ngani masyarakat kita yang terdampak,” katanya.

Dia juga mengingatkan seluruh personel agar tetap memperhatikan kondisi cuaca dan arus sungai selama menjalankan tugas di lapangan. “Yang pertama juga, kita jaga bersama kesiapan meng­ha­dapi cuaca hujan dan arus sungai. Tolong obat-obatan, vitamin dan lain-lain itu juga diperhatikan,” ungkapnya.

Selain kesiapan meng­ha­dapi kondisi lapangan, kebutuhan operasional personel juga menjadi perhatian. Bupati meminta agar makanan, da­pur umum, obat-obatan, vitamin dan kebutuhan lainnya dapat dipastikan tersedia.

Sementara itu, pendam­ping BNPB memberikan arahan terkait penguatan pengelolaan posko. Posko diarahkan agar berjalan sesuai standar penanganan kedaruratan de­ngan pembagian tugas yang lebih jelas serta penataan zonasi kerja.

Baca Juga  Anggota DPRD Sumbar Mario Syahjohan, Pemkab Solsel harus Segera Salurkan BLT APBD

Pendamping BNPB juga menekankan pentingnya percepatan informasi dan pemutakhiran data dari lapangan. Informasi mengenai kondisi dan kebutuhan wilayah terdampak harus disampaikan secara cepat agar dapat se­gera ditindaklanjuti dan menjadi bahan dalam pengambilan keputusan.

Kebutuhan dan sumber daya yang tersedia juga perlu dikelola dengan baik. Duku­ngan dari berbagai pihak diarahkan sesuai kebutuhan dan zonasi, sementara seluruh sumber daya yang tersedia perlu dipetakan agar penggunaannya lebih optimal.

Dalam pembahasan pemutakhiran data wilayah terdam­pak, pendamping BNPB menyampaikan perlunya pem­­baruan data secara berkelanjutan sebagai bahan eva­luasi dan dasar dalam menentukan langkah penanganan selanjutnya. (vko)