BERITA UTAMA

Kepuasan Publik kepada Presiden Prabowo Masih Tinggi, Program MBG Paling Berdampak

×

Kepuasan Publik kepada Presiden Prabowo Masih Tinggi, Program MBG Paling Berdampak

Sebarkan artikel ini
PIDATO— Presiden Prabowo Subianto saat berpidato.

JAKARTA, METROTingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto diklaim masih tinggi dan bahkan di atas 50 persen. Hal itu berdasarkan hasil survei lembaga Arus Survei Indonesia bertajuk Evaluasi Kinerja & Program Prioritas Pemerintahan Prabowo-Gibran.

“Untuk tingkat kepuasan terhadap Presiden Prabowo, sebanyak 57,6 persen masyarakat menyatakan puas. Ini terdiri dari 9 persen sangat puas dan 48,6 persen cukup puas. Sementara yang tidak puas berada di angka 40,6 persen,” kata Direktur Eksekutif Arus Survei Indonesia Ali Rif’an dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu (6/9).

Di sisi lain, terdapat 40,6 persen responden mengaku belum puas dengan kinerja Presiden. Rinciannya, 34,0 persen menyatakan kurang puas dan 6,6 persen sangat tidak puas. Sementara itu, 1,8 persen responden memilih tidak tahu atau tidak memberikan jawaban.

Baca Juga  Masa Inkubasi Corona di Indonesia 5 Hari, 19.500 Orang telah Diperiksa

Sementara, penilaian terhadap Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menunjukkan angka yang lebih rendah. Sebanyak 40,1 persen masyarakat menyatakan puas terhadap kinerja Gibran, dengan rincian 4,1 persen sangat puas dan 36,0 persen cukup puas.

Adapun responden yang menyatakan tidak puas terhadap kinerja Gibran mencapai 54,4 persen. Persentase tersebut terdiri dari 39,7 persen yang merasa kurang puas dan 14,7 persen sangat tidak puas. Namun, sebanyak 5,6 persen responden lainnya tidak tahu atau tidak menjawab.

Menurutnya, selisih tingkat kepuasan tersebut menjadi salah satu temuan penting dalam survei. Ia menekankan, perbedaan angka itu menunjukkan adanya penilaian publik yang tidak sepenuhnya sama terhadap kinerja Presiden dan Wakil Presiden.

Baca Juga  Dendam, Cucu Nekat Rampok Neneknya. Tubuh Didorong lalu Disekap

“Kalau kita lihat angkanya, memang terdapat gap antara tingkat kepuasan terhadap Presiden dan Wakil Presiden. Presiden berada di 57,6 persen, sementara Wakil Presiden 40,1 persen. Ini tentu menjadi bagian dari evaluasi terhadap persepsi publik atas kinerja pemerintahan,” jelasnya.

Ia juga turut melakukan penilaian terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, tingkat kepuasan pada program prioritas nasional itu diklaim mencapai 44 persen.

Dalam survei tersebut, pihaknya mewawancarai 1.200 responden secara tatap muka. Pengumpulan data dilakukan pada 23–29 Juli 2026 dengan cakupan 38 provinsi di Indonesia.

Serta, penarikan sampel menggunakan metode Multistage Random Sampling dengan margin of error (MoE) sekitar ±2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. (jpg)