OLAHRAGA

Jersey Michael Jordan di Final NBA 1998 Dilelang, Harganya Diprediksi Tembus Rp 1,5 Triliun

×

Jersey Michael Jordan di Final NBA 1998 Dilelang, Harganya Diprediksi Tembus Rp 1,5 Triliun

Sebarkan artikel ini
LELANG— Jersey Michael Jordan saat Chicago Bulls lawan Utah Jazz pada Gim 3 Final NBA 1998 bakal masuk meja lelang pada 15 September

JERSEY yang dikenakan Michael Jordan saat Chicago Bulls menghadapi Utah Jazz pada Gim 3 Final NBA 1998 bakal masuk me­ja lelang pada 15 September.  Memorabilia bersejarah tersebut diperkirakan bisa terjual hingga 100 juta dolar AS atau sekitar Rp 1,5 triliun. Jika angka tersebut benar-benar tercapai, jersey Jordan itu berpeluang menjadi benda olahraga termahal yang pernah terjual dalam lelang.

Jersey putih tersebut memiliki nilai sejarah yang kuat. Bukan hanya karena dikenakan salah satu pemain terbesar dalam sejarah NBA, tetapi juga karena digunakan pada musim terakhir Jordan bersama Chicago Bulls.

Musim 1997/1998 kemudian dikenal luas sebagai era Last Dance, periode terakhir Jordan bersama Bulls sebelum sang megabintang memutuskan pensiun dari NBA untuk kedua kalinya.

Pada 7 Juni 1998, Bulls berhadapan dengan Jazz dalam Gim 3 Final NBA. Pertandingan berlangsung sangat dominan untuk Chicago. Jordan dan kawan-kawan menutup laga dengan kemenangan telak 96-54. Selisih 42 poin tersebut menjadi margin kemenangan terbesar dalam sejarah pertandingan Final NBA.

Baca Juga  Setelah 18 Tahun Pergi, Sergio Ramos Kembali Perkuat Pertahanan Sevilla

Jordan sendiri mencetak 24 poin dalam pertandingan tersebut. Menariknya, dia hanya bermain selama 32 menit, durasi bermain paling sedikit yang dijalani Jordan dalam rangkaian play off 1998.

Kini, jersey tersebut berada di tangan investor olahraga sekaligus aktor Rob Gough. Dia mendapatkannya beberapa tahun lalu melalui sejumlah perantara. Gough merupakan salah satu kolektor memorabilia olahraga.

Koleksinya tidak hanya berisi barang milik Jordan, tetapi juga benda bersejarah yang pernah digu­nakan sejumlah legenda olahraga seperti Kobe Bryant, Wilt Chamberlain, Tom Brady, dan Wayne Gretzky.

Keputusan melelang jersey Jordan tersebut diambil karena Gough merasa benda itu layak mendapatkan tempat yang lebih besar dalam sejarah memorabilia olahraga.

Menurutnya, jersey ter­sebut bahkan memiliki daya tarik yang berbeda dibandingkan karya seni yang dia koleksi. Setiap kali ada tamu datang ke rumahnya, perhatian mereka justru langsung tertuju kepada jersey Jordan. Go­ugh pun menyebut jersey tersebut sebagai bentuk “seni modern” yang baru.

Baca Juga  Generasi Baru Pebalap Binaan AHM Melesat Kencang, Raih Podium di Thailand Talent Cup

Harga yang diprediksi mencapai 100 juta dolar AS tentu bukan angka kecil. Sebagai perbandingan, jersey Jordan yang digu­nakan pada Gim 1 Final NBA 1998 terjual seharga 10,1 juta dolar AS dalam lelang pada 2022. Namun, jersey dari Gim 3 dianggap memiliki cerita yang lebih kuat karena dikenakan da­lam kemenangan terbesar sepanjang sejarah Final NBA.

Gough juga memiliki alasan tersendiri dalam memilih memorabilia yang dia koleksi.  Dia mengaku tidak tertarik membeli ba­rang yang digunakan seorang atlet dalam pertandingan ketika sang pemain mengalami kekalahan.

Selain jersey para le­genda olahraga, Gough sebelumnya juga dikenal se­telah membeli kartu baseball Mickey Mantle tahun 1952 seharga 5,2 juta dolar AS pada 2021.

Kini, jersey Jordan ter­sebut tinggal menunggu waktu untuk kembali menjadi pusat perhatian. Lelang pada 15 September akan menentukan apakah memorabilia dari era terakhir Jordan bersama Bulls itu benar-benar mampu menembus angka fantastis 100 juta dolar AS. (jpg)