METRO SUMBAR

Gubernur Mahyeldi: Sumatera Bersatu, Ekonomi Kuat, Indonesia Maju melalui IMT-GT

×

Gubernur Mahyeldi: Sumatera Bersatu, Ekonomi Kuat, Indonesia Maju melalui IMT-GT

Sebarkan artikel ini
KESEPAKATAN BERSAMA— Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah foto bersama usai kegiatan Pertemuan Tingkat Menteri (Ministerial Meeting) Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) ke-32 di Medan, Sumatera Utara.

PADANG, METRO— Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah menilai Pulau Sumatera memiliki posisi strategis dalam penguatan ekonomi kawasan, karena didukung basis produksi, pasar, sumber daya, jaringan logistik, serta kedekatan geografis dengan negara-negara ASEAN. Menurut Mahyeldi, potensi tersebut perlu dihubungkan dan dikembangkan melalui kerja sama antardaerah agar Sumatera mampu menjadi kekuatan ekonomi kawasan yang semakin berdaya saing di tingkat global.

Hal itu disampaikannya usai mengikuti Rapat Koordinasi Gubernur se-Sumatera dalam rangka Pertemuan Tingkat Menteri (Ministerial Meeting) Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) ke-32 di Medan, Sumatera Utara, Kamis (10/9).

“Itulah hakikat dari gelaran diskusi dalam Forum IMT-GT ke-32 di Sumatera Utara ini, yakni bagaimana memaksimalkan potensi dan menyelesaikan berbagai tantangan utama masing-masing daerah melalui kerja sama,” ujar Mahyeldi.

Ia menegaskan, daerah-daerah yang tergabung dalam IMT-GT perlu memperkuat kolaborasi dengan mengoptimalkan keunggulan masing-masing. Kerja sama tersebut, kata Mah­yeldi, harus diarahkan pada kepentingan bersama, saling menguntungkan, serta memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga  Yu Hyun-Ko Tertipu Rp. 100 Juta, Mantan Pemain Semen Padang FC

“Sumatera bersatu, eko­nomi kuat, Indonesia maju. Itu harapan kita dengan adanya Forum IMT-GT ini,” harapnya.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian juga mendorong agar kerja sama dalam forum IMT-GT tidak berhenti pada agenda pertemuan dan dialog an­tar­pemerintah, tetapi ber­kembang menjadi program dan proyek yang kon­kret, terukur, serta memberikan manfaat langsung bagi ma­sya­rakat di ketiga negara.

Tito menyebut, pemerintah pusat dan daerah memiliki peran penting dalam menerjemahkan ke­se­pakatan IMT-GT menjadi kerja sama nyata. Salah satunya melalui penguatan kerja sama antardaerah dengan konsep sister city maupun sister province antara daerah di Indonesia, Malaysia, dan Thailand.

Menurut Tito, Sumatera memiliki modal besar untuk memperkuat daya saing kawasan, mulai dari jumlah penduduk yang besar dan didominasi usia produktif, sumber daya alam, hingga berbagai komoditas unggulan seperti karet, minyak dan gas bumi, emas, serta produk pertanian dan per­kebunan.

Baca Juga  Kurai Taji Ditetapkan sebagai Nagari Anti Korupsi

Potensi tersebut sema­kin strategis karena posisi geografis Sumatera yang berdekatan dengan Malaysia dan Thailand. Kondisi ini membuka peluang lebih besar untuk memperkuat perdagangan, investasi, konektivitas, pariwisata, serta berbagai bentuk kerja sama ekonomi lainnya. “Pertanyaannya adalah bagaimana kita mewujudkannya? Bagaimana kita mengubah visi menjadi kenyataan? Inilah persoa­lan yang sebenarnya,” ujar Tito

Tito berharap para gubernur, wakil gubernur, dan pemimpin daerah dari ketiga negara dapat memanfaatkan forum IMT-GT untuk membangun komunikasi dan kolaborasi yang berkelanjutan, sehingga kerja sama regional tersebut semakin dekat dengan kebutuhan dan kepentingan ma­sya­rakat. (fan)