PARIAMAN, METRO—Warga Desa Marabau, Kecamatan Pariaman Selatan, Kota Pariaman, dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat pria yang terduduk di bangku penumpang dalam mobil pikap yang terparkir di pinggir jalan, Senin (23/3) sekitar pukul 15.45 WIB.
Parahnya, saat ditemukan kondisi tubuh korban dalam keadaan basah akibat siraman bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite. Sedangkan pintu mobil dalam kondisi terkunci. Warga pun terpaksa memecahkan kaca mobil sebelah kiri untuk membuka pintu mobil.
Setelah dicek, korban yang diketahui bernama Saat ditemukan, kondisi tubuh korban yang diketahui bernama Indra Nofri (33), seorang buruh harian lepas yang merupakan warga Dusun Kajai, Desa Koto Marapak, Kecamatan Pariaman Selatan, ternyata sudah tak bernyawa.
Penemuan mayat itupun sontak jadi tontotan warga yang berbondong-bondong datang ke lokasi. Tak berselang lama, Polisi yang mendapat laporan, juga datang untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) lalu mengevakuasi jenazah korban ke rumah sakit.
Kapolsek Kota Pariaman, AKP Hijrul Aswad mengatakan, penemuan mayat ini berawal saat seorang warga berinisial DAF yang kebetulan melintas di lokasi merasa curiga melihat mobil pikap tersebut terparkir dengan kondisi pintu terkunci rapat dan kaca tertutup penuh.
“Saksi melintas di lokasi dan melihat ada mobil pikap terpakir. Saat mengintip dari kaca luar, saksi seorang pria berada di kursi penumpang dengan posisi duduk dan kepala miring ke kanan, tampak seperti sedang tertidur. Sedangkan kaca tertutup rapat dan pintu mobil terkunci,” kata AKP Hijrul kepada wartawan, Selasa (24/3).
Ditambahkan AKP Hijrul, merasa ada yang janggal, saksi DAF kemudian melaporkan temuan tersebut kepada Kepala Desa Marabau dan pihak kepolisian. Tak lama kemudian, pihak keluarga korban yang diwakili oleh Arianto tiba di lokasi. Karena mobil terkunci dari dalam, Arianto terpaksa memecahkan kaca mobil untuk mengevakuasi korban.
“Di dalam kabin mobil Daihatsu Gran Max dengan nomor polisi BA 8213 WN, saksi dan petugas menemukan fakta mengejutkan bahwa tubuh korban sudah berlumuran Pertalite. Petugas juga menemukan botol bekas air mineral yang diduga digunakan untuk menampung sisa bahan bakar tersebut,” jelas AKP Hijrul.
Menurut AKP Hijrul, setelah dilakukan olah TKP, jenazah korban segera dilarikan ke RSUD M Yamin Pariaman. Namun, pihak rumah sakit menyatakan bahwa Indra Nofri sudah dalam keadaan meninggal dunia saat tiba di sana.
“Keluarga korban menyatakan menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah korban. Keluarga menerima dengan ikhlas kematian korban yang diperkuat dengan adanya surat pernyataan,” tegas AKP Hijrul.
Terkait penyebab kematian korban, AKP Hijrul Aswad menjelaskan bahwa dugaan sementara korban meninggal dunia akibat kekurangan oksigen lantaran berada di dalam mobil dengan kaca tertutup rapat dalam durasi yang lama.
“Muncul dugaan sementara terkait tindakan bunuh diri, namun kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan motif dan kronologi dari penemuan mayat ini,” pungkasnya. (*)






