BERITA UTAMA

Gebyar Pajak Sumbar 2026 Meriah, Layanan Pajak Kendaraan Bermotor Semakin Mudah dan Dekat

×

Gebyar Pajak Sumbar 2026 Meriah, Layanan Pajak Kendaraan Bermotor Semakin Mudah dan Dekat

Sebarkan artikel ini
UNDI HADIAH— Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah disaksikan Ketua DPRD Sumbar, Muhidi, Kepala Bapenda, Al Amin dan Stakeholder mengundi hadiah utama, paket umrah pada Gebyar Pajak Sumbar 2026, Sabtu (3/10).

PADANG, METRO— Gebyar Pajak Sumatera Barat (Sumbar) 2026 yang digelar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) di Halaman Kantor Gubernur Sumbar, Sabtu malam (3/10) berlangsung meriah.

Gebyar Pajak Sumbar 2026 digelar selain bentuk apresiasi bagi wajib pajak yang taat membayar pajak kendaraan bermotor (PKB), juga rangkaian kegiatan memperingati HUT ke-81 Provinsi Sumbar, 1 Oktober 2026.

Puluhan ribu masyarakat Sumbar tumpah ruah di halaman Rumah Bagonjong itu. Selain bagi-bagi hadiah bagi wajib pajak kendaraan taat pajak, malam itu pengunjung di­man­jakan dengan kuliner yang dihadirkan di tenant-tenant yang telah dise­dia­kan.

Terlihat puluhan stand menghadirkan berbagai ku­liner diserbu masyara­kat malam hari itu. Ada 3000 porsi makanan yang dihadirkan pada Gebyar Pajak Sumbar.

Untuk menikmati kuliner itu, panitia sebelumnya membagikan kupon. Kupon tersebut ditukarkan dengan kuliner di tenant-tenant, cukup dengan bayar Rp81 melakui transaksi QRis Bank Nagari.

Selain menikmati kuliner, puluhan ribu masya­rakat yang hadir malam itu juga dihibur dengan penampilan musik dan lagu yang dibawakan oleh Eja SM, Haura dan Naga Band.

Pada kesempatan itu juga diserahkan sejumlah penghargaan terhadap mitra dan stakeholder yang telah memberikan kontribusi cukup besar terhadap penerimaan PKB dan pembangunan Sumbar.

Yang paling ditunggu, penarikan hadiah doorprize terhadap wajib pajak ken­­daraan yang taat mem­­­bayar pajak kenda­raan bermotor tahun 2024, 2025 dan 2026.

Gubernur Sumbar, Ma­h­­yeldi Ansharullah me­nga­takan PKB salah satu sum­ber penting dalam men­dukung pembangunan daerah.  Karena itu, pemerintah terus berupaya me­ng­hadirkan layanan perpajakan yang semakin mudah dan dekat dengan masya­rakat.

Baca Juga  Kecanduan Game Online, Dani Bobol Rumah Tetangga saat Buka Puasa

Menurutnya, berbagai inovasi layanan telah di­kem­bangkan untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat. Di antaranya, Samsat Drive Thru, Samsat Keliling, Samsat Car Free Day (CFD), Samsat Malam Minggu, Samsat Jumat Beribadah (Saja­dah), Samsat Gerai, Samsat Nagari.

Juga ada pembayaran online melalui aplikasi Signal, serta inovasi terbaru, KIOSK. Semua layanan tersebut bertujuan agar masyarakat bisa membayar pajak secara mandiri.

“Banyak pilihan-pilihan yang saat ini tersedia. Itu semuanya bertujuan memudahkan masyarakat da­lam membayar pajak,” ujar Mahyeldi.

Layanan Samsat Nagari, lanjut Mahyeldi, juga telah menjangkau berbagai wilayah hingga kawasan perbatasan Sumbar dengan provinsi tetangga. “Bahkan layanan itu kini sudah sampai ke pelosok-pelosok negeri,” ujarnya.

Mahyeldi menegaskan, kemudahan layanan perlu berjalan seiring dengan peningkatan kesadaran masyarakat memenuhi kewajiban perpajakan. Se­bab, penerimaan pajak pada akhirnya digunakan untuk mendukung pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.

“Semoga dengan kemudahan itu, masyarakat juga menjadi semakin taat dalam membayar pajak kendaraannya,” harapnya.

Ketua DPRD Sumbar, Muhidi mengapresiasi pelaksanaan kegiatan Gebyar Pajak Sumbar 2026. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya bersama membangun kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap kewajiban perpajakan daerah.

“Gebyar Pajak bukan sekadar kegiatan seremonial. Lebih dari itu, kegiatan ini bagian dari upaya kita bersama untuk membangun kesadaran, kepatuhan, dan budaya masya­rakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan daerah,” kata Muhidi.

Muhidi menegaskan, pajak kendaraan bermotor berperan sangat penting untuk fiskal daerah. Di mana penerimaan pajak sangat bermanfaat untuk program pembangunan, baik itu pemeliharaan infrastruktur, pendidikan, kesehatan dan pemerintahan serta untuk kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga  Kemensos Buka Lowongan 8.000 Formasi Guru Sekolah Rakyat

“Pajak bentuk kontribusi masyarakat dalam mem­bangun. Pemerintah daerah tidak bisa kerja sendiri, dibutuhkan sinergi dan kolaborasi berbagai pihak,” terangnya.

DPRD Sumbar selain mendorong Pemprov Sumbar melakukan program dan kegiatan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), di sisi lain juga mendorong agar peningkatan penerimaan pajak diiringi peningkatan kualitas pelayanan kepada masya­ra­kat.

Pelayanan pajak, ditegaskannya, harus mudah transparan dan menggu­na­kan teknologi. Sehingga ma­syarakat bisa mera­sa­kan membayar pajak dengan proses yang cukup mudah.

“Penerimaan pajak jika dapat dikelola efektif efi­sien transparan dan akuntabel maka akan berikan dampak kesejahteraan ma­sya­rakat,” tegasnya.

Kepala Bapenda Sumbar Al Amin mengatakan ke­giatan Gebyar Pajak Sum­­bar 2026 hasil kolaborasi Pemprov Sumbar dengan Kepolisian, PT Jasa Raharja, Bank Indonesia dan Bank Nagari.

Untuk memeriahkan kegiatan, disiapkan berbagai hadiah bagi masya­ra­kat, di antaranya tiga paket umrah, tiga unit sepeda motor, lima unit sepeda listrik, sembilan gram emas serta 81 helm.

“Selain itu, tersedia 3.000 paket makanan tradisional yang dapat dibeli masyarakat dengan harga Rp81. Paket tersebut dukungan Bank Indonesia Perwakilan Sumbar dan Bank Nagari,” ungkapnya.

Al Amin menegaskan, pelaksanaan Gebyar Pajak Sumbar 2026 tidak menggunakan dana APBD. Berbagai hadiah dan fasilitas dalam kegiatan tersebut merupakan dukungan dari mitra serta UPTD Samsat dan Bapenda se-Sumbar. (fan/adv)