ARSENAL akhirnya memastikan diri sebagai juara Premier League musim 2025/2026 setelah rival terdekat mereka, Manchester City, hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan AFC Bournemouth pada pekan ke-37 Liga Inggris di Vitality Stadium, Rabu (20/5/2026) dini hari WIB.
Hasil tersebut memastikan Arsenal tidak lagi terkejar di puncak klasemen dan sekaligus mengakhiri penantian panjang selama 22 tahun untuk kembali mengangkat trofi liga domestik paling bergengsi di Inggris.
Bournemouth tampil heroik di hadapan pendukungnya sendiri. Tim tuan rumah sukses membuka keunggulan lebih dulu lewat gol Eli Junior Kroupi pada menit ke-39 melalui serangan balik cepat yang mengejutkan lini pertahanan City.
Sepanjang pertandingan, Manchester City mendominasi penguasaan bola dan terus menggempur pertahanan Bournemouth. Namun disiplin lini belakang tuan rumah membuat skuad asuhan Pep Guardiola frustrasi.
City baru mampu menyamakan kedudukan pada masa injury time lewat gol Erling Haaland pada menit ke-90+5 setelah kemelut di depan gawang Djordje Petrovic. Skor 1-1 bertahan hingga laga usai.
Kegagalan Manchester City meraih kemenangan menjadi kabar gembira bagi Arsenal. The Gunners resmi mengakhiri dominasi City dalam beberapa musim terakhir sekaligus menutup puasa gelar liga yang telah berlangsung sejak musim 2003/2004, saat era legendaris “The Invincibles” di bawah arahan Arsène Wenger.
Kesuksesan Arsenal musim ini tidak lepas dari tangan dingin pelatih Mikel Arteta. Setelah beberapa musim selalu gagal dalam perburuan gelar dan harus puas finis runner-up, Arteta akhirnya sukses membawa Arsenal kembali ke puncak sepak bola Inggris.
Prestasi tersebut sekaligus mencatat sejarah baru. Arteta menjadi mantan pemain Premier League pertama yang berhasil menjuarai kompetisi sebagai manajer.
Selain itu, Arsenal juga mencetak sejumlah catatan menarik musim ini. Wonderkid berusia 16 tahun, Max Dowman, resmi menjadi pemain termuda yang pernah meraih gelar Premier League, memecahkan rekor sebelumnya milik Phil Foden.
Keberhasilan Arsenal musim ini lahir dari kekuatan kolektif tim. Sejumlah pemain tampil konsisten sepanjang musim, mulai dari Bukayo Saka, Declan Rice, Martin Ødegaard, hingga David Raya yang kembali tampil impresif di bawah mistar.
Di lini depan, striker anyar Viktor Gyökeres menjadi mesin gol utama Arsenal musim ini. Sementara duet Gabriel Magalhães dan William Saliba menjelma menjadi tembok kokoh pertahanan The Gunners.
Sebagai juara Premier League, Arsenal akan menerima trofi liga, 40 medali juara untuk pemain dan ofisial, serta hadiah merit payment yang diperkirakan mencapai lebih dari 53 juta poundsterling atau sekitar Rp1,1 triliun.
Tak hanya itu, Arsenal juga dipastikan lolos ke UEFA Champions League musim depan dan akan tampil di Community Shield menghadapi Manchester City.
Musim depan juga akan menjadi momen spesial bagi Arsenal karena untuk pertama kalinya mereka berhak memakai badge emas Premier League di lengan jersey sebagai simbol juara bertahan.
Dengan gelar ini, Arsenal kini mengoleksi empat trofi Premier League dan kembali menegaskan status mereka sebagai salah satu klub elite sepak bola Inggris. (*/rom)





