ULU GADUT, METRO—Merespon cepat laporan dari masyarakat yang merasa resah, personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang mengevakuasi seorang pria penderita Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di kawasan Jalan Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah, pada Selasa (19/5). Pria tersebut langsung diantarkan ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) HB Saanin Ulu Gadut guna mendapatkan penanganan medis yang layak.
Menanggapi kejadian ini, Kasat Pol PP Padang, Chandra Eka Putra, mengungkapkan bahwa aduan terkait ODGJ yang mengganggu ketertiban hampir setiap hari masuk ke Mako Satpol PP.
“Laporan masyarakat terkait ODGJ hampir setiap waktu kami terima. Saya tekankan kepada seluruh personel agar setiap penanganan di lapangan tetap dilakukan sesuai SOP dan mengedepankan sisi kemanusiaan,” ujar Chandra Eka Putra.
Proses penjemputan di Lubuk Minturun sendiri berjalan lancar karena didampingi langsung oleh pihak keluarga yang sebelumnya melapor ke petugas lantaran kondisi bersangkutan yang mulai tidak terkontrol. Demi menjaga ketertiban umum dan keselamatan lingkungan sekitar, petugas memperlakukan pasien secara humanis namun tetap siaga sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).
Setelah melakukan penanganan di kawasan Koto Tangah tersebut, personel Satpol PP Padang kembali bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat di wilayah Bungus Teluk Kabung pada hari yang sama.
Kali ini, laporan datang dari Kelurahan Teluk Kabung Utara terkait adanya seorang pria yang diduga mengalami gangguan kejiwaan dan dinilai meresahkan warga sekitar. Menurut informasi, yang bersangkutan sempat melempari pengguna jalan dengan batu hingga menyebabkan seorang warga mengalami luka bengkak di bagian kepala.
Menindaklanjuti laporan tersebut, unsur Kecamatan Bungus Teluk Kabung bersama personil BKO Bungus, personel Satpol PP Mako serta Dubalang Kota langsung turun ke lokasi guna mengantisipasi potensi gangguan yang lebih besar di tengah masyarakat. Dengan pendekatan humanis dan komunikasi persuasif, proses pengamanan di wilayah selatan Kota Padang ini berjalan lancar tanpa adanya perlawanan.
Setelah berhasil diamankan, pria tersebut kemudian menyusul dibawa ke RSJ HB Saanin Padang bersama pihak keluarga untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Di sisi lain, Chandra juga memberikan atensi khusus terkait keselamatan anggotanya di lapangan. Ia mengingatkan agar peristiwa kelam yang pernah melukai petugas di masa lalu tidak kembali terulang akibat lengah saat menghadapi pasien yang mendadak agresif.
“Selamatkan masyarakat, namun keselamatan personel juga harus menjadi prioritas utama. Jangan sampai kejadian sebelumnya terulang kembali, di mana dua personel kita sempat terluka akibat diserang saat melakukan penjemputan ODGJ. Karena itu, saya minta anggota tetap waspada tinggi karena di rumah ada keluarga yang menunggu kita pulang dengan selamat,” tegas Chandra. (oza)





