METRO PADANG

Siswa SMP & MTs Kembali Mengaji di Masjid, Fokus 3T, Jadwal Diatur Proporsional Agar Siswa Tak Kelelahan, Peluncuran Serentak 2 Mei

×

Siswa SMP & MTs Kembali Mengaji di Masjid, Fokus 3T, Jadwal Diatur Proporsional Agar Siswa Tak Kelelahan, Peluncuran Serentak 2 Mei

Sebarkan artikel ini
RAPAT REVISI KURIKULUM—Wali Kota Padang Fadly Amran bersama Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir, memimpin Revisi Kurikulum MDTA/TQA, sekaligus rencana pendidikan agama Islam bagi siswa SMP dan MTs melalui masjid dan mushalla tiga kali dalam sepekan, yakni Kamis, Jumat, dan Sabtu, di Aula Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kamis (30/4).

PADANG, METROPemerintah Kota (Pemko) Padang akan kembali mengaktifkan pendidikan agama Islam bagi siswa SMP dan MTs melalui masjid dan mushalla di lingkungan masing-ma­sing. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung tiga kali dalam sepekan, yakni setiap Kamis, Jumat, dan Sabtu.

Kebijakan ini dibahas dalam rapat Revisi Kurikulum MDTA/TQA yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Padang Fadly Amran bersama Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir, di Aula Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, Kamis (30/4).

Fadly Amran menekankan pen­tingnya pengelolaan waktu belajar siswa agar seimbang dan tidak me­nimbulkan kelelahan murid. Ia meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang untuk mengatur durasi jam pembelajaran secara proporsional.

Baca Juga  Pemilihan Ketua RW Lolong Belanti Bak Pilkada

“Anak-anak sudah memulai aktivitas sejak pukul subuh melaksa­nakan program Subuh Mubarakah. Jika ditambah kegiatan yang terlalu panjang, tentu akan berdam­pak pada kondisi fisik mereka. Waktu anak-anak bersama keluarga dan istirahat juga harus diperhatikan,” ujarnya.

Fadly Amran menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari rencana pembangunan jangka menengah lima tahunan sehingga membutuhkan dukungan lintas sektor. Untuk itu, ia meminta Dinas Pendidikan agar segera melakukan sosia­lisasi kepada seluruh kepala sekolah di Kota Padang.

“Pelaksanaannya harus tertib, terukur, dan jika memungkinkan berbasis digital. Jangan sampai pelaksanaannya berlebihan dan tidak terkontrol,” tambahnya.

Baca Juga  Andree Algamar Cuti Besar, Raju Minropa Dilantik Sebagai Pj Sekda, Wako Padang Minta Fokus Percepat Pemulihan Pascabencana

Sementara itu, Maigus Nasir menyampaikan bahwa program MDTW/TQA akan diluncurkan pada 2 Mei mendatang. Program ini akan dilaksanakan di 970 masjid dan mushalla de­ngan dukungan 1.227 tenaga pengajar, melibatkan 36.175 santri dari SMP dan 7.891 santri dari MTs.

“Proses belajar dimulai dengan shalat Magrib berjamaah dan diakhiri de­ngan shalat Isya berjamaah. Materi pembelajaran difokuskan pada konsep 3T, yaitu Tahsin, Tahfidz, dan Tafsir, dengan metode halaqah, klasikal, serta menyesuaikan kondisi lapangan,” ujarnya di­dampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebuda­yaan Kota Padang Yopi Krislova. (oza)