PAYAKUMBUH/50 KOTA

Dian Sovana, Putri Luak 50 Raih Anugerah Kartini Infrastruktur 2026

×

Dian Sovana, Putri Luak 50 Raih Anugerah Kartini Infrastruktur 2026

Sebarkan artikel ini
TERIMA ANUGERAH KARTINI— Dian Sovana saat menerima Anugerah Kartini Infrastruktur 2026d ari Wakil Menteri Pekerjaan Umum Diana Kusumastuti.

PAYAKUMBUH, METRO-Anugerah Kartini Infrastruktur 2026 diselenggarakan di Hotel Ambhara, Jakarta Selatan, Rabu (22/4), sebagai bentuk a­presiasi bagi perempuan yang berkontribusi nyata dalam pembangunan infrastruktur nasional  A­cara ini dihadiri Wakil Menteri Pekerjaan Umum Diana Kusumastuti yang menyampaikan bahwa penghargaan ini menjadi pengingat pentingnya peran strategis perempuan di sektor infrastruktur. Ia juga mengapresiasi konsistensi media dalam me­ngangkat isu pemba­ngu­nan nasional.

Direktur Lintas Media Infrastruktur Paul Ames Halomoan Siahaan me­nyampaikan bahwa capaian edisi ke-100 merupakan simbol ketekunan dan kepercayaan yang terus terjaga, sekaligus momentum untuk memberikan apresiasi kepada perempuan yang berdampak nyata bagi pembangunan.

“Penghargaan ini di­berikan melalui proses seleksi ketat dari lebih dari 150 kandidat hingga terpilih 25 finalis, berdasarkan penilaian komprehensif dan wawancara oleh de­wan juri lintas bidang. Salah satu penerima penghargaan pada Kategori Kartini Infrastruktur Nasional 2026 adalah Dian Sovana, yang merupakan putri Luak Limo Puluah, Sumatera Barat. Dirinya dinilai memiliki kontribusi strategis dalam memper­kuat tata kelola perusahaan komunikasi korporasi, serta peran aktif dalam mendukung pembangu­nan infrastruktur melalui fungsi Corporate Secretary di PT Brantas Abipraya (Persero). Peran tersebut turut mendorong transparansi, keperca­yaan pemangku kepenti­ngan, dan keberlanjutan kinerja perusahaan,” ujar­nya.

Baca Juga  Pj Wako Payakumbuh Terima Baznas Award 2024, Banyak Masyarakat Terbantu dengan Dana Zakat

Selain itu, pada kategori daerah, Rina Kumala Sari turut menjadi salah satu penerima penghargaan, yang berperan pen­ting dalam pengelolaan dan pelaksanaan pembangunan jalan nasional di wilayah DKI Jakarta dan Jawa Barat. Kegiatan ini juga menjadi refleksi bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga pada peran manusia di baliknya. Perempuan memiliki kontribusi signifikan, baik dalam perencanaan maupun pelaksanaan di lapangan.

Penghargaan ini diha­rapkan tidak hanya men­­jadi seremoni ta­hunan, tetapi berkembang sebagai gerakan yang mendorong ke­setaraan peran dan pengakuan terhadap kontribusi perempuan dalam pembangunan Indonesia. (uus)