AGAM/BUKITTINGGI

Pacu Kuda Derby Bukittinggi–Agam 2026, 80 Kuda Ramaikan 19 Race

×

Pacu Kuda Derby Bukittinggi–Agam 2026, 80 Kuda Ramaikan 19 Race

Sebarkan artikel ini
RAPAT KOORDINASI— Wako Ramlan Nurmatias memimpin rapat koordinasi persiapan Pacu Kuda Wisata Derby Bukittinggi-Agam, di Aula Balaikota, Rabu (22/4).

BUKITTINGGI, METRO–Pemerintah Kota Bukittinggi bersama Pemerintah Kabupaten Agam akan menggelar ajang Pacu Kuda Wisata Derby Bukittinggi–Agam 2026. Event bergengsi yang menjadi bagian dari alek nagari ini dijadwalkan berlangsung di Galanggang Bukik Ambacang pada Minggu, 26 April 2026.

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menjelaskan bahwa pacu kuda wisata derby merupakan agenda tahunan yang telah masuk dalam kalender pariwisata daerah. Ia menyebutkan, pelaksanaan event kali ini didukung pendanaan dari APBD Kota Bukittinggi, APBD Kabupaten Agam, serta APBD Provinsi Sumatera Barat melalui dana pokok pikiran (pokir) Yesi Endriani.

“Event ini menjadi salah satu alek nagari, yang bertujuan untuk menggairahkan kembali olah­raga berkuda di Sumatera Barat, sekaligus mem­­berikan dampak positif terhadap peningkatan ekonomi masyarakat,” ujar Ramlan da­lam rapat koordinasi di Aula Balaikota, Rabu (22/04).

Baca Juga  DPRD Agam Hearing dengan Asosiasi Konstruksi

Ia mengungkapkan, sebanyak 80 ekor kuda akan ambil bagian dalam 19 race yang telah disusun panitia bersama tim steward. Selain itu, pihaknya juga tengah mengupayakan agar Bukittinggi dapat masuk dalam rangkaian event bergengsi Triple Crown.

“Kami juga mengupayakan Bukittinggi akan masuk dalam event Triple Crown, dimana tiga kali berturut-turut juara di tiga kompetisi tersebut akan menjadi kuda terbaik,” jelasnya.

Menariknya, pada event tahun ini panitia menyediakan tiga kategori lomba tanpa biaya pendaftaran atau insert, yakni draf bogie, sagalo, dan pemula. Dari total 19 race yang dipertandingkan, delapan di antaranya digratiskan bagi peserta.

“Draf bogie, sagalo dan pemula tidak dipungut biaya. Ini kita lakukan untuk memotivasi peternak kuda agar ikut berpartisipasi dalam event pacu ku­da,” tambahnya.

Baca Juga  Kolaborasi Penghulu dan Penyuluh Penting Bagi Catin

Sementara itu, Ketua Pelaksana Wisata Derby 2026, Januar Jamil, menyebutkan bahwa seluruh rangkaian perlombaan telah dipersiapkan dengan matang, mencakup berbagai kelas pertandingan.

“Kita laksanakan 19 race yang terdiri dari berbagai kelas, mulai dari tradisional draf bogie hingga puncaknya kelas paling bergengsi, yaitu Derby 1.700 meter yang diikuti tiga ekor kuda terbaik Sumatera Barat,” ungkapnya.

Ajang pacu kuda ini terbuka untuk umum dan dapat disaksikan secara gratis tanpa pungutan biaya masuk ke kawasan Galanggang Bukik Ambacang. Event ini diharapkan mampu menjadi daya tarik wisata seka­li­gus menghidupkan kembali tradisi pacu kuda di Sumatera Barat. (pry)