PAHLAWAN, METRO–Pj. Wali Kota Payakumbuh Rida Ananda, diwakili Staf Ahli bidang Sumber Daya Manusia (SDM), Elvi Jaya, menyebut alumni Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) banyak yang mengabdi di Kota Payakumbuh.
Elvi Jaya juga menyebut masih banyak peluang untuk mengabdi dimasyarakat maupun di sekolah-sekolah di Payakumbuh untuk menjadi tenaga pendidik khusus Pendidikan Agama Islam (PAI). Bahkan tidak sedikit yang mengabdi sebagai ustadz di tengah masyarakat. ”Alumni STIT termasuk tamatannya yang mengabdi banyak di Payakumbuh. Dari informasi untuk guru agama di sekolah-sekolah di Payakumbuh baru terisi 80 persen, masih ada peluang 20 persen lagi,” ungkap Evi Jaya, dalam sabutannya dalam acara Wisuda STIT angkatan XIX di gedung Balai Inseminasi Buatan (BIB) Tuah Sakato Sumbar di Kota Payakumbuh, Rabu (13/9) pagi.
Mantan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) dan Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Payakumbuh itu, juga mengapresiasi STIT yang sudah melaksanakan wisuda S1. Dalam artian, STIT sudah mencetak generasi yang berilmu pengetahuan di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota. Kedepan, dia juga menaruh harapan besar terhadap perguruan tinggi yang ada dipayakumbuh untuk terus melahirkan generasi yang berilmu pengetahuan. Menurutnya, Pemerintah Kota dan pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota bakal mensupor secara bersama-sama. “Pemko terus mensupor perguruan tinggi yang ada di Kota Payakumbuh,” sebutnya mengapresiasi.
Pengurus Yayasan STIT Payakumbuh dalam sambutannya, juga menyebut bahwa sudah banyak alumni STIT sudah banyak yang jadi pegawai baik PNS maupun PPPK. Bahkan saat ini ada yang sudah menjadi Kasi Pendidikan Madrasah (Penmad) di Kemenag Lima Puluh Kota, Rizki Eka Putra. ”Ada yang jadi Kasi Penmad di Kemenag Lima Puluh Kota, Rizki Eka Putra. Banyak tempat untuk mengapdi. Peluang sangat besar sekali. Di Payakubuh sudah ratusan alumni STIT yang mengabdi. Untuk itu jaga nama baik orangtua, kampus. Dan jangan berhenti sampai disini, tuntut ilmu terus. Kami ingin saudara nati seperti bapak dosen kita jadi Doktor bahkan Profesor, itu harapan kita semua,” ucapnya,
Sementara itu, Koordinator Kopertais Wilayah VI Sumbar, Martias M.Ag, mengingatkan perguruan tinggi bahwa persaingan kedepan sangat ketat. Maka, tidak ada pilihan kecuali terus meningkatkan mutu lulusan dan dosen. Pengabdian alumni dimasyarakat disampaikannya juga sangat menentukan mutu perguruan tinggi. ”Bagaimana meningkatkan mutu. Harusnya alumni membawa nama baik perguruan tinggi di masyarakat sehingga perguruan tinggi menjadi bermutu. Bagaimana nanti bisa bekerja sama dengan sekolah-sekolah yang ada. Karena STIT-YPI sudah terakreditasi baik,” ucapnya menyebut di Sumatera Barat ada 24 PTIS.
Sebelumnya, Ketua STIT Payakumbuh, Wangiman, dalam Sidang senat terbuka Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Payakumbuh dalam rangka wisuda program studi pendidikan Agama Islam Angkatan Ke XIX tahun akademik 2022/2023, menyebut ada 17 orang wisudawan/wati. ”Kami civitas akademika STIT menyampaikan ucapan selamat kepada wisudawan/wati, dan Tiga orang tidak bisa hadir karena sakit, semoga ilmu yang sudah diperoleh selama di STIT dapat diterapkan di tengah-tengah masyarakat. Jadilah tenaga pendidik teladan, jaga nama baik orangtua, kampus di tengah-tengah masyarakat,” pesannya. (uus)






