PAYAKUMBUH/50 KOTA

33 Pocil SDIT Madani Payakumbuh Ikut Lomba Pocil Tingkat Polda Sumbar, Wawako Harapkan Kedisiplinan serta Mental Juara

×

33 Pocil SDIT Madani Payakumbuh Ikut Lomba Pocil Tingkat Polda Sumbar, Wawako Harapkan Kedisiplinan serta Mental Juara

Sebarkan artikel ini
FOTO BERSAMA— Wakil Wali Kota Elzadaswarman melepas kontingen Polisi Cilik (Pocil) binaan Polres Payakumbuh di halaman Kantor Balai Kota, Selasa (15/9). Sebanyak 33 murid SDIT Madani mewakili Kota Payakumbuh dalam ajang Lomba Pocil Tingkat Polda Sumatra Barat (Sumbar) Tahun Ajaran 2026, di Transmart Mall, Kota Padang, pada Rabu (16/9/2026).

PAYAKUMBUH, MRETRO— Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta melalui Wakil Wali Kota Elzadaswarman melepas kontingen Polisi Cilik (Pocil) binaan Polres Payakumbuh di halaman Kantor Balai Kota, Selasa (15/9).

Sebanyak 33 murid SDIT Madani—terdiri atas 14 putra dan 19 putri—tersebut akan mewakili Kota Payakumbuh dalam ajang Lomba Pocil Tingkat Polda Sumatra Barat (Sumbar) Tahun Ajaran 2026. Kompetisi bergengsi ini dijadwalkan berlangsung di Transmart Mall, Kota Pa­dang, pada Rabu (16/9/2026).

Dalam arahannya, Wa­wako Elzadaswarman menyampaikan pesan khusus dari Wako Zulmaeta yang memberikan apresiasi tinggi kepada para siswa, pelatih, pihak sekolah, dan orang tua. Pemko Payakumbuh menaruh perhatian besar pada ajang ini sebagai sarana pembentukan karakter generasi muda.

Baca Juga  Lansia, Disabilitas dan Abnormal Mayoritas Belum Punya e-KTP

“Anak-anakku sekalian adalah putra-putri terbaik yang membawa nama harum Payakumbuh. Sesuai pesan Bapak Wako Zulmaeta, tam­pilkanlah yang terbaik, junjung tinggi kedisiplinan, serta jaga kekompakan dan mental juara selama ber­tanding,” ujar Elzadaswarman.

Di ajang tingkat provinsi tersebut, para peserta akan bersaing dengan perwakilan dari seluruh kabupaten/kota se-Sumbar pada empat ka­tegori penilaian utama: Peraturan Baris-Berbaris (PBB), variasi formasi, senam, dan tari.

Lebih lanjut, Wawako yang akrab disapa Om Zet ini menekankan bahwa lomba Pocil bukan sekadar adu ketangkasan fisik, melainkan wadah edukasi lalu lintas sejak dini. Melalui variasi gerakan dan baris-berbaris, a­nak-anak dilatih untuk fokus, patuh, dan memupuk jiwa kepemimpinan.

Baca Juga  PPK Masih Sepi Peminat, KPU Prediksi Bakal Ramai di Akhir

“Kalian adalah agen pe­lopor keselamatan berlalu lintas sekaligus contoh kedisiplinan bagi teman-teman di lingkungan sekolah maupun masyarakat,” tegasnya.

Menutup prosesi pelepasan, Pemko Payakumbuh berpesan agar seluruh kontingen menjaga stamina dan kesehatan hingga perlombaan usai. Bagi pemerintah daerah, kalah atau menang adalah hal biasa, namun mental pantang menyerah adalah bekal berharga untuk masa depan.

Turut hadir memberikan dukungan dalam pelepasan tersebut Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Disdik Fiqih Rahmat, Sekretaris Dinas Perhubungan Yulhendri, tim official dan pelatih dari Polres Payakumbuh, serta para wali murid. (uus)