PAYAKUMBUH/50 KOTA

Wawako Payakumbuh  Elzadaswarman, Ajak Siswa MTsN 1 Perkuat Karakter dan Cegah Bullying

×

Wawako Payakumbuh  Elzadaswarman, Ajak Siswa MTsN 1 Perkuat Karakter dan Cegah Bullying

Sebarkan artikel ini
AJAKAN STOP BULLYING— Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman mengajak siswa MTsN 1 Kota Payakumbuh memperkuat iman dan takwa serta stop bullying

PAYAKUMBUH, METRO–Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman mengajak siswa MTsN 1 Kota Payakumbuh memperkuat iman dan takwa, menjaga kesehatan, peduli terhadap lingkungan, serta mencegah perun­dungan atau bullying. Ajakan tersebut disampaikannya saat menjadi pembina upacara bendera di madrasah tersebut, Senin, 3 Agustus 2026.

Upacara yang diikuti ratusan siswa, majelis guru, dan tenaga kependidikan itu menjadi momentum untuk memper­kuat pendidikan karakter. Elzadaswarman menegaskan keberhasilan ge­nerasi muda tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari akhlak, kepedulian sosial, kesehatan, dan tanggung jawab terhadap lingku­ngan.

Menurutnya, per­kem­bangan teknologi dan perubahan lingkungan pergaulan menghadirkan tantangan yang semakin kompleks bagi generasi muda. Karena itu, keseimbangan antara keimanan, ketakwaan, dan ilmu pe­ngetahuan harus terus dibangun sebagai bekal menghadapi masa depan.

“Ancaman ada di sekitar kita. Oleh karena itu, semua pihak harus terus meningkatkan keimanan dan ketakwaan. Iman tanpa ilmu tidak akan sempurna, begitu juga ilmu tanpa iman tidak akan membawa kebaikan. Ke­seimbangan inilah yang harus dibangun, dan saya yakin madrasah menjadi tempat yang tepat untuk menanamkan nilai-nilai tersebut,” ujarnya.

Baca Juga  Nilai Kepahlawan harus Diteladani dan Diwariskan untuk Generasi Muda

Selain penguatan karakter, Elzadaswarman mengajak seluruh warga madrasah meningkatkan kepedulian terhadap ling­kungan. Ia menilai meningkatnya penggunaan kemasan plastik akibat perubahan gaya hidup menjadi tantangan yang harus dihadapi melalui kebiasaan sederhana, se­perti mengurangi sampah plastik dan membuang sampah pada tempatnya.

“Madrasah ini telah dikenal sebagai sekolah yang peduli lingkungan. Mari kita jaga bersama. Jangan hanya pandai berbicara tentang kebersihan, tetapi juga membiasakan tindakan nyata. Kalau melihat sampah, ambillah dan buang ke tempat sampah. Dulu kita mengenal gerakan dengan istilah ‘LISA’, yakni Lihat Sampah Ambil. Budaya itu harus kita hidupkan kembali,” katanya.

Baca Juga  Kantor Lurah Kubu Gadang Diresmikan, Aparatur Dituntut Beri Layanan Terbaik

Ia juga mengingatkan pentingnya menerapkan pola hidup sehat sejak usia sekolah. Menurutnya, men­jaga kebersihan ling­kungan dan rutin berolah­raga merupakan kebia­saan sederhana yang dapat memberikan manfaat besar bagi kesehatan dan masa depan generasi mu­da. “Kesehatan adalah modal utama untuk me­raih cita-cita. Hal-hal besar selalu diawali dari kebiasaan kecil. Menjaga kebersihan lingkungan merupakan langkah se­derhana yang memberikan manfaat besar bagi kehidupan,” ujarnya.

Dalam kesempatan ter­sebut, Elzadaswarman turut mengingatkan siswa agar menjauhi segala bentuk perundungan, baik yang terjadi secara langsung di lingkungan sekolah maupun melalui media sosial. Ia menegaskan budaya saling menghormati dan menghargai harus menjadi fondasi untuk men­­ciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman. (uus)