AGAM, METRO— Wakil Bupati Agam, Muhammad Iqbal, bersama Ketua TP-PKK Kabupaten Agam, Ny. Merry Benni Warlis, menghadiri Wirakarya Jambore Kader PKK ke-XXII sekaligus Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) ke-54 Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2026 di Istana Bung Hatta, Kota Bukittinggi, Rabu (2/9).
Kegiatan yang berlangsung 1–3 September 2026 tersebut diikuti pimpinan daerah dan Ketua TP-PKK dari 18 kabupaten/kota se-Sumatera Barat. Pembukaan dilakukan Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, didampingi Ketua TP-PKK Sumbar, Ny. Harneli Mahyeldi, Staf Ahli Ketua TP-PKK Sumbar, Ny. Dianita Maulin Vasko, serta jajaran terkait.
Mengusung tema “Bersinergi, Berprestasi dan Menginspirasi Melalui 10 Program Pokok PKK, Mewujudkan Keluarga Berkualitas Menuju Indonesia Emas 2045”, jambore tersebut menjadi wadah memperkuat silaturahmi antarkader, berbagi pengalaman, meningkatkan kapasitas, sekaligus mendorong optimalisasi pelaksanaan 10 Program Pokok PKK.
Gubernur Mahyeldi dalam sambutannya menegaskan, PKK memiliki peran strategis dalam memperkuat ketahanan keluarga sekaligus mendukung berbagai agenda pembangunan daerah.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Posisi PKK dinilai sangat strategis karena kader, termasuk kelompok Dasawisma, bersentuhan langsung dengan keluarga hingga tingkat nagari dan kelurahan.
Ia juga mendorong agar pelaksanaan 10 Program Pokok PKK tidak sebatas kegiatan rutin maupun seremonial, tetapi mampu diwujudkan melalui program nyata yang menjawab kebutuhan masyarakat.
Sementara itu, Ketua TP-PKK Provinsi Sumatera Barat, Ny. Harneli Mahyeldi, membacakan sambutan Ketua Umum TP-PKK, Ny. Tri Tito Karnavian, pada peringatan HKG ke-54.
Dalam sambutan tersebut disampaikan bahwa peringatan HKG PKK bukan sekadar agenda seremonial tahunan, tetapi menjadi momentum bagi seluruh jajaran TP-PKK, mulai dari tingkat pusat hingga kelompok Dasawisma, untuk kembali meneguhkan komitmen dalam menjalankan 10 Program Pokok PKK serta mendukung kebijakan pembangunan pemerintah dan pemerintah daerah.
Harneli mengatakan, HKG ke-54 menjadi momentum untuk memperkuat kembali komitmen seluruh jajaran PKK dalam mengoptimalkan 10 Program Pokok PKK sekaligus mendukung terwujudnya pembangunan menuju Indonesia Emas 2045.
Menurutnya, keluarga sebagai unit terkecil dalam masyarakat memiliki peran besar dalam membentuk kualitas dan karakter bangsa.
“Gerakan PKK harus kembali meneguhkan jati dirinya dengan memperkuat dan mengoptimalkan pelaksanaan 10 Program Pokok PKK sebagai fondasi utama pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga,” ujar Harneli.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi menyerahkan Piagam Penghargaan Adhi Bhakti kepada kader TP-PKK, termasuk kader Kabupaten Agam.
Sebanyak 5 kader TP-PKK Agam menerima penghargaan Adhi Bhakti Madya atas pengabdian selama 15 tahun, sedangkan 7 kader menerima penghargaan Adhi Bhakti Pratama atas pengabdian selama 10 tahun sebagai kader maupun pengurus TP-PKK di Provinsi Sumatera Barat. Penghargaan tersebut diserahkan kepada Ketua TP-PKK Kabupaten Agam, Ny. Merry Benni Warlis. (pry)






