BERITA UTAMA

Usut Tuntas Kematian Pengamen Pasar Raya, PKS Desak Wali Kota Padang Nonaktifkan Kasat Pol PP dan Jajaran

×

Usut Tuntas Kematian Pengamen Pasar Raya, PKS Desak Wali Kota Padang Nonaktifkan Kasat Pol PP dan Jajaran

Sebarkan artikel ini
Mulyadi Muslim Ketua DPD PKS Kota Padang,

PADANG, METROKetua DPD PKS Ko­ta Padang, Mulyadi Muslim mendesak Pemerintah Kota (Pem­ko) Padang ber­tindak cepat dan tegas mengusut kematian seorang pengamen bernama Karim yang diduga terkait tindakan oknum Satpol PP.

Mulyadi menilai langkah cepat kepala daerah menjadi kunci untuk membuka fakta secara terang dan menjaga rasa keadilan masyarakat.

Ketua DPD PKS Ko­ta Padang sekaligus anggota DPRD Ko­ta Padang itu menegaskan, kasus kematian Karim tidak boleh dibiarkan berlarut tanpa tindakan konkret dari pemerintah daerah. Ia bahkan meminta Wali Kota Padang meniru langkah tegas yang pernah diambil saat menangani kasus kemanusiaan sebelumnya.

“Kalau pada Juni 2025 lalu Wali Kota Padang berani menonaktifkan Kepala RSUD Rasyidin Padang karena dugaan kelalaian terhadap pasien almarhumah Desi, maka dalam kasus Karim juga seharusnya ada langkah cepat yang sama,” tegas Mulyadi.

Baca Juga  Waspada, Tukang Pukau Incar Pasien RS

Menurutnya, tindakan penonaktifan sementara terhadap Kasat Pol PP, Kabid dan personel yang di­duga terlibat penting dilakukan agar proses hukum berjalan objektif, tran­sparan, dan tidak menimbulkan kecurigaan publik.

Mulyadi menyebut, kematian Karim—yang disebut sebagai pengamen dan dalam versi lain disebut sebagai ODGJ—harus diusut hingga ke akar persoalan. Dugaan adanya kekerasan atau kelalaian oleh aparat di lapangan tidak boleh dianggap sepele.

“Kalau memang ada kekeliruan atau kelalaian, biarlah proses hukum yang membuktikan. Tapi pemerintah kota harus proaktif. Satu nyawa warga Padang sangat berharga,” kata Sekretaris MUI Kota Pa­dang ini.

Baca Juga  Terekam CCTV, Buruh Harian Nekat Curi Solar di Kandang Peternakan Ayam

Mulyadi menilai langkah cepat pemerintah da­erah akan menjadi bukti keberpihakan pada keadilan dan kemanusiaan, se­kaligus menjaga kepercayaan masyarakat terha­dap institusi pemerintah.

Ia menegaskan, tran­sparansi menjadi kunci agar kasus ini tidak ber­kem­bang menjadi polemik berkepanjangan di tengah masyarakat.

“Kita berharap Wali Kota Padang mengambil tindakan cepat agar persoalan ini terbuka secara terang. Siapa yang lalai atau melakukan kesalahan harus diproses sesuai hukum,” ujarnya.

Desakan ini sekaligus menjadi peringatan keras bahwa penanganan kasus kematian Karim bukan ha­nya soal prosedur, tetapi menyangkut komitmen pemerintah daerah dalam menjamin perlindungan terhadap setiap warga tanpa terkecuali. (*)