METRO SUMBAR

Untuk Tiga Ahli Waris Korban Bencana, Pemkab Pasbar Salurkan Santunan Kemensos Rp45 Juta

×

Untuk Tiga Ahli Waris Korban Bencana, Pemkab Pasbar Salurkan Santunan Kemensos Rp45 Juta

Sebarkan artikel ini
SERAHKAN BANTUAN— Bupati Pasaman Barat Yulianto serahkan bantuan kepada dua penerima, yakni Agustinah, orang tua korban Mezi Ardi, dan Mayci Novita Roza, anak korban Dewi Hayati, di Pasaman Barat, Senin (10/8).

PASBAR, METRO— Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat melalui Dinas Sosial menyalurkan santunan ahli waris dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI kepada keluarga korban bencana di Pasaman Barat. Total santunan sebesar Rp45 juta diberikan kepada tiga ahli waris, masing-masing menerima Rp15 juta. Penyerahan secara langsung diberikan Bu­pati Pasaman Barat Yu­lianto kepada dua penerima, yakni Agustinah, orang tua korban Mezi Ardi, dan Mayci Novita Roza, anak korban Dewi Hayati, di Pasaman Barat, Senin (10/8).

Sebelumnya, santunan serupa juga telah diserahkan oleh Wakil Bupati Pasaman Barat M. Ihpan kepada Gusmila Sari, orang tua korban Zunior Azriel Ramadhan, pada Jumat (31/7).

Bupati Yulianto menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban. Ia berharap santu­nan tersebut dapat mem­­bantu meringankan beban keluarga yang ditinggalkan sekaligus menjadi bentuk ke­hadiran pemerintah da­lam memberikan perlindungan dan jaminan sosial kepada ma­sya­rakat terdampak bencana. “Semo­ga almarhum dan almarhumah diberikan tem­pat terbaik di sisi Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Kepada keluarga yang ditinggalkan, kiranya diberikan kesabaran dan ketabahan,” ujar Yulianto.

Baca Juga  Evaluasi Penting untuk Pelaksanaan Kegiatan

Ia menegaskan Pemkab Pasaman Barat terus melakukan pendataan terhadap dampak bencana, termasuk korban meninggal dunia dan kerusakan rumah, sebagai dasar penanganan dan pemberian bantuan kepada ma­sya­rakat terdampak. “Pada prinsipnya, pemerintah daerah tentu selalu memperhatikan. Kejadian-kejadian yang tidak terduga, termasuk banjir kemarin, semuanya sudah kita data, baik yang me­ning­gal maupun rumah yang hancur,” katanya.

Selain penanganan terhadap korban, pemerintah juga mempercepat pemulihan infrastruktur yang terdampak bencana. Sejumlah ruas jalan yang mengalami kerusakan masih dalam proses perbaikan melalui sinergi Pemerintah Kabupaten, Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah Pusat. “Insya Allah, kita bersama Pemerintah Pro­vinsi dan Pemerintah Pusat terus memperhatikan. Kemarin juga dari Satgas yang diketuai Menteri Da­lam Negeri telah memerintahkan anggotanya untuk turun langsung ke lapangan,” lanjutnya.

Baca Juga  Dokter Dian Kunjungi Anak-anak PAUD

Yulianto mengatakan, pemerintah saat ini juga mencari solusi penanganan jangka panjang untuk mengurangi dampak bencana, termasuk melalui koordinasi lintas pemerintahan.

Ia kembali menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban serta me­ng­imbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat melintasi wilayah yang rawan longsor. “Kita tidak pernah tahu kapan bencana datang. Untuk itu, saya imbau kepada seluruh masyarakat agar berhati-hati ketika melewati jalan-jalan yang rawan longsor,” tutupnya. (end)