METRO SUMBAR

Nagari Creative Hub Tidak Maksimal, OPD Pemprov Sumbar Diberi Tenggat Seminggu Lakukan Rencana Aksi

×

Nagari Creative Hub Tidak Maksimal, OPD Pemprov Sumbar Diberi Tenggat Seminggu Lakukan Rencana Aksi

Sebarkan artikel ini
pimpin rapat— Rapat evaluasi NCH yang dipimpin Sekdparov Sumbar, Arry Yuswandi, Selasa (11/8) di Istana Gubernur.

PADANG, METROSekretaris Daerah Pro­vinsi (Sekdaprov) Suma­tera­ Barat (Sumbar), Arry Yus­wan­di memberikan teng­gat waktu selama se­minggu kepada Kepala Organisasi Perangkat Da­erah (OPD) Pemprov Sumbar untuk melakukan rencana aksi  percepatan pengembangan program Nagari Creative Hub (NCH). Hal ini dilakukan karena Program NCH yang menjadi program unggulan (pro­gul), pelaksanaannya belum maksimal.

“Tadi kita rapat evaluasi NCH untuk memantapkan peran OPD. Selama ini kita merasa OPD belum maksimal. Kita diberi waktu seminggu oleh Pak Sekda, melaporkan rencana tindak (aksi). Terutama dalam enam bulan ini apa yang dilakukan?” ungkap Asis­ten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Sumbar, Medi Iswandi, usai rapat evaluasi NCH yang dipimpin Sekdparov Sumbar, Arry Yuswandi, Selasa (11/8) di Istana Gubernur.

Medi menambahkan, rencana aksi tersebut untuk mengatasi berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat nagari dalam pelaksanaan program NCH. “Seperti permasalahan mar­keting pro­duk UMKM. Bagaimana menjual pro­duknya perlu dilatih. Termasuk standarisasi UMKM, masalah ka­da­luarsa produk, branding dan lainnya. Semua tugas dibagi. Jadi ada rencana aksi dalam minggu ini,” tegas Medi.

Medi juga mengingatkan, meski selama ini Pemprov Sumbar dihadapkan pada kendala efisiensi anggaran, namun jangan sampai berdampak terhadap pe­­laksanaan program NCH ini. “Meski ada efi­siensi, harusnya bisa kola­bo­rasi dengan pemerintah kabupaten kota. Harus datangi nagarinya. Bisa saja kegiatannya dilaksanakan di kantor nagari atau ruang pertemuan setempat,” terangnya.

Baca Juga  Dorong UMKM Naik Kelas, Pelaku Usaha Terima Sertifikat HAKI

Sementara, Kepala Dinas Pemberdayaan Ma­sya­rakat Desa (PMD) Pro­vinsi Sumbar,Yozarwardi Usama Putra mengatakan, NCH ruang kolaborasi di nagari, untuk menumbuhkan kreatifitas dan inovasi membangun kewirausahaan di nagari.

Melalui rapat hari ini, terang Yozarwardi, Sek­daprov Sumbar melakukan evaluasi percepatan pe­ngem­bangan NCH terha­dap 21 OPD Pemprov Sumbar. Dari evaluasi yang dilakukan, Yozarwardi mengungkapkan, selain Dinas PMD Sumbar sebagai pengampu, sudah ada delapan OPD yang aktif melakukan pembinaan masyarakat di nagari.

Delapan OPD tersebut yakni, Dinas Kominfotik Sumbar yang menyediakan fasilitas internet gratis di nagari dengan kapasitas 300 mbps dan sudah membangun dashboard teras nagari. Juga ada Dinas BMCKTR Sumbar yang menyusun rencana membangun infrastruktur Medan Bapaneh, Teras Nagari, Medan Balinduang dan Lapau Nagari.

Berikutnya, Dinas Perindag Sumbar melalui virtual memberikan pelatihan jual beli produk UMKM secara digital, Dinas Kebudayaan Sumbar melakukan pelatihan seni dan budaya.

Juga Ada BKD Sumbar menyiapkan tenaga SDM Gen Z untuk pendampingan, BPSDM Sumbar siapkan Trainers of Fasilitator (ToF) terhadap 28 anak. Termasuk juga Badan Litbang Sumbar yang menyusun kerja sama dengan UPI melakukan kajian-kajian.

Meski demikian, terang Yozarwardi, tidak cukup de­lapan OPD Pemprov Sum­bar saja yang terlibat. Ka­rena potensi di nagari desa itu lengkap. “Sekarang ada potensi wisata, yang melibatkan Dinas Pariwisata, juga ada hilirasi produk melalui Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Pendidikan juga melalui pelatihan digital marketing, siswa SMK bisa magang di nagari. Juga termasuk Dinas Kesehatan yang bisa memastikan produk UMKM di nagari higienis,” terangnya.

Baca Juga  Disnaker Pasbar-BPJS Ketenagakerjaan, Sosialisasikan Manfaat Jaminan Sosial

Melalui rapat tersebut, Yozarwardi mengatakan, OPD diminta dalam waktu dekat sudah melakukan ren­cana aksi mengem­bang­­kan potensi nagari dan desa. “Setelah rencana aksi nanti, maka baru dilakukan evaluasi periodik,” tegasnya.

Yozarwardi meng­ung­kapkan, saat ini sudah ada 13 nagari model NCH. Tiga nagari model NCH dibentuk tahun 2025, yakni Nagari Sikalang di Kota Sa­wah­lunto, Nagari Toboh Gadang Barat di Kabupaten Padang Pariaman dan Nagari Pangian di Kabupaten Tanah Datar.

Tahun 2026 ini akan dilaunching 10 NCH di 10 nagari. Yakni, di Nagari Panti Selatan di Pasaman, Nagari Sinuruik di Pasaman Barat, Nagari Tanjung Aro Sikabu, Limapuluh Kota, Desa Cubadak Mentawai di Kota Pariaman, Nagari Koto Baru Solok, Nagari Tanjuang Bonai Aur Sijunjung, Nagari Sungai Buo, Dha­r­masraya, Nagari Lubul Gadang Utara, Solok Selatan dan Nagari Talao Pesisir Selatan.

‘Launching 10 NCH ini dilakukan bersamaan di satu nagari saja, yakni di Nagari Pangian. Launchingnya diperkirakan bulan Oktober atau November 2026 ini,” terang Yozarwardi.(fan)