AIE PACAH, METRO— Lalu lintas di sepanjang jalur utama Jalan By Pass kerap dikeluhkan warga akibat kemacetan panjang yang sering mengekor dari SPBU. Guna mengurai benang kusut masalah tersebut, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Padang langsung mengumpulkan stakeholder terkait dalam Rapat Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) di Ruangan Abu Bakar Jaar, Balai Kota Padang, Selasa (8/9/2026).
“Penanganan isu lalu lintas di Jalan By Pass memerlukan kolaborasi dan partisipasi aktif seluruh pihak sesuai kewenangannya,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Kota Padang, Yudi Indra Syani, saat memimpin jalannya rapat koordinasi strategis tersebut.
Pertemuan penting ini difokuskan untuk mengidentifikasi berbagai akar masalah kemacetan, mulai dari evaluasi fase traffic light, penyesuaian titik putaran balik (U-turn) yang terdampak perubahan tata guna lahan, hingga menyoroti tumpukan kendaraan yang mengular akibat antrean panjang pengisian bahan bakar minyak (BBM) di SPBU setempat. Rapat ini turut dihadiri oleh perwakilan Kepolisian, BPTD, Hiswana Migas, PT Pertamina, serta jajaran anggota Forum LLAJ.
Sebagai solusi konkret jangka pendek dan menengah untuk membebaskan badan jalan dari cengkeraman truk pengangkut yang mengantre, Dishub Kota Padang menggagas ide penyediaan kantong parkir khusus di sekitar area SPBU.
Rencana ini nantinya akan segera dimatangkan melalui serangkaian rapat teknis lanjutan bersama instansi terkait agar bisa segera direalisasikan di lapangan.
Sambil menunggu proyek kantong parkir tersebut berjalan, Yudi Indra Syani mengimbau para sopir truk dan pengemudi kendaraan besar untuk tidak sembarangan memarkirkan armadanya di bahu jalan. Langkah tertib ini dinilai sangat krusial demi menjaga kelancaran arus lalu lintas dan memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan lainnya. (oza)






