BERITA UTAMA

Sehari jelang HUT ke-64, Bank Nagari Gelar RUPS Tahunan, Aset Tumbuh, Pemegang Saham Dorong Peningkatan Kinerja 2026

×

Sehari jelang HUT ke-64, Bank Nagari Gelar RUPS Tahunan, Aset Tumbuh, Pemegang Saham Dorong Peningkatan Kinerja 2026

Sebarkan artikel ini
BANK NAGARI— Kantor Pusat Bank Nagari.

PADANG, METROBertepatan dengan sehari jelang ulang tahunnya yang ke-64, Bank Nagari menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2025 pada Rabu (11/3). Rapat ini menjadi forum penting untuk mengevaluasi kinerja sekaligus membahas berbagai langkah strategis bagi bank pembangunan daerah kebanggaan ma­sya­rakat Sumatra Barat (Sum­bar) tersebut.

Komisaris Utama Bank Nagari, Andri Yulika, me­nyam­paikan salah satu agen­­da utama dalam RUPS adalah penyampaian ser­ta penerimaan laporan kinerja keuangan Bank Nagari tahun buku 2025 oleh para pemegang saham. Laporan tersebut telah melalui proses audit oleh kantor akuntan publik sehingga seluruh data yang disampaikan dapat dipertanggungjawabkan secara profesional.

“Para pemegang saham pada prinsipnya menerima laporan kinerja yang disampaikan oleh manajemen Bank Nagari. Laporan itu juga telah dibahas secara terbuka dalam forum rapat sehingga seluruh pemegang saham dapat memahami kondisi yang terjadi sepanjang tahun 2025,” kata Andri Yulika, Rabu (11/3).

RUPS tersebut dihadiri oleh para pemegang saham yang terdiri dari Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah dan para kepala daerah, jajaran komisaris dan direksi, serta para pemimpin divisi dan pimpinan cabang Bank Nagari.

Baca Juga  11 Partai Politik Terancam “Karam”, PDI P Juara, Gerindra Nomor 2

Berdasarkan laporan kinerja unaudited hingga Desember 2025 yang sebelumnya dipaparkan direksi kepada wartawan pada Februari lalu, Bank Nagari membukukan total aset sebesar Rp33,61 triliun. Capaian ini menunjukkan pertumbuhan sebesar 1,97 persen dibandingkan posisi aset pada Desember 2024.

Namun dari sisi profitabilitas, bank mencatatkan penurunan laba bersih. Hingga akhir Desember 2025, laba bersih Bank Na­ga­ri tercatat sebesar Rp493,74 miliar atau mengalami kontraksi sebesar 8,24 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Dalam rapat tersebut, lanjut Andri Yulika, para pemegang saham juga memberikan sejumlah ca­tatan dan masukan kepada manajemen. Meski de­mi­kian, secara umum pemegang saham menyatakan dapat memahami kondisi yang dihadapi Bank Nagari sepanjang tahun 2025.

“Mereka menilai beberapa capaian yang belum sesuai dengan Rencana Bisnis Bank (RBB) tidak terlepas dari berbagai faktor yang memengaruhi kinerja perbankan, baik di tingkat daerah maupun secara nasional,” ujar Kepala Inspektorat Sumbar itu.

Menurutnya, dinamika ekonomi yang terjadi sepanjang tahun 2025 turut memengaruhi pencapaian target kinerja Bank Nagari. Kondisi tersebut tidak hanya dirasakan oleh Bank Nagari, tetapi juga oleh berbagai lembaga keuangan lainnya di tengah tantangan ekonomi yang terjadi.

Baca Juga  Aplikasi Jangkar Airud Sediakan Informasi Covid-19

Meski demikian, para pemegang saham tetap memberikan dorongan kepada jajaran direksi dan seluruh karyawan Bank Nagari agar dapat bekerja lebih optimal pada tahun 2026. Harapannya, berbagai target yang telah dite­tap­kan dalam Rencana Bisnis Bank tahun 2026 dapat tercapai dengan lebih baik.

Ia menegaskan para pemegang saham berha­rap direksi bersama seluruh jajaran karyawan Bank Nagari—tentu di bawah pengawasan dewan komisaris—dapat melakukan berbagai upaya yang lebih maksimal dalam mening­katkan kinerja perusahaan pada tahun ini. Langkah-langkah strategis diharapkan dapat memperkuat kinerja operasional, meningkatkan profitabilitas, serta menjaga pertumbuhan bisnis bank secara berkelanjutan.

“Dengan dukungan seluruh pemegang saham dan komitmen manajemen, Bank Nagari diharapkan mampu membalikkan kondisi tahun sebelumnya dan kembali mencatatkan kinerja yang lebih positif pada 2026. Ini juga bagian dari komitmen Bank Nagari untuk terus memperkuat pe­rannya sebagai bank pem­­bangunan daerah yang men­dukung per­tum­bu­han ekonomi dan pela­ya­nan keuangan bagi ma­sya­rakat Sumatera Barat,” tutup Andri Yulika. (*)