BERITA UTAMA

Prabowo Persilakan KPK Usut Menteri dan Wamen yang Terlibat Korupsi

×

Prabowo Persilakan KPK Usut Menteri dan Wamen yang Terlibat Korupsi

Sebarkan artikel ini
RESMIKAN— Presiden Prabowo Subianto saat meresmikan LRT rute Kelapa Gading-Manggarai.

JAKARTA, METROPresiden Prabowo Subianto memastikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dapat mengusut hing­ga melakukan penin­da­kan terhadap menteri mau­pun wakil menteri (wamen) di Kabinet Merah Pu­tih apabila ditemukan bukti tindak pidana korupsi.

Prabowo mengungkapkan, dirinya pernah didatangi KPK untuk meminta izin untuk menahan seorang pejabat yang diduga terlibat perkara korupsi. Menurutnya, ia mempersilakan lembaga antirasuah tersebut melakukan penindakan sepanjang memiliki bukti yang cukup.

“Seperti saya enggak tahu. Ada. Tahu-tahu KPK ada datang ke saya bilang, ‘Pak, ini, ya kan, pejabat ini begini-begini.’ Ya gimana, saya ya kan, ‘Apa kami diizinkan untuk menahan?’. You ada bukti? kalau ada bukti silakan, saya bilang,” kata Prabowo dalam siaran Program Prabowo Menjawab, dikutip Kamis (17/9).

Tidak lama setelah arahan tersebut, Prabowo me­nye­but KPK kemudian me­lakukan penangkapan terhadap seorang wakil menteri yang tersangkut perkara korupsi. Ia menegaskan, persoalan hukum yang men­jerat pejabat tersebut me­rupakan tanggung ja­wab pribadi yang bersang­kutan.

Baca Juga  Apel Besar HUT Gerakan Pramuka ke-62, Pemko Hadiahkan Lahan 3 Ha untuk Bumi Perkemahan

“Tahu-tahu ada kejadian ya, ada wamen saya, ya itu tanggung jawab dia,” ucapnya.

Di sisi lain, Prabowo mengatakan evaluasi terhadap kinerja para pembantunya di pemerintahan terus dilakukan secara objektif. Ia menilai, jajaran Kabinet Merah Putih sejauh ini telah bekerja dengan baik, meski evaluasi tetap menjadi bagian dari proses pemerintahan.

Prabowo juga mengingatkan seluruh anggota kabinet bahwa mereka me­rupakan bagian dari satu tim. Ia mengibaratkan kabinet seperti sebuah kesebelasan sepak bola yang memiliki pemain inti, striker, hingga pemain cadangan.

“Jadi gini kalau saya evaluasinya terus menerus dan sampai sekarang secara objektif ya saya harus mengatakan bahwa tim saya bekerja oke tapi saya katakan juga kepada tim inget ya ibarat kita satu kesebelasan sepakbola ada pemain inti ada striker ada cadangan,” jelasnya.

Baca Juga  Rapat Paripurna DPRD Sumbar, Gubernur Sampaikan Visi dan Misi dalam Pidato Perdana

Terkait kemungkinan perombakan kabinet atau reshuffle, Prabowo menekankan langkah tersebut dapat dilakukan untuk mem­berikan promosi kepada orang yang dinilai memiliki kompetensi. Reshuffle juga dimungkinkan apabila terdapat pejabat yang dianggap tidak sesuai dengan posisi yang ditempatinya.

“Jadi kalaupun nanti ada reshuffle saya kira antara lain mungkin untuk promosi orang, ya, tentunya kita. Organisasi ini kita selalu cari the right man in the right place, ya, kompetensi dan kalau ada yang mungkin dia nggak cocok di tempat itu ya kita harus, tadi, mampu untuk mengganti orang yang bener atau dia sendiri yg ada masalah ya kita enggak bisa hindari kan,” pung­kasnya. (*)