SAWAHLUNTO/SIJUNJUNG

Bersama Hiroshima University, Pemko Dorong Kolaborasi Pengembangan Sistem Pembelajaran Wisata Interaktif

×

Bersama Hiroshima University, Pemko Dorong Kolaborasi Pengembangan Sistem Pembelajaran Wisata Interaktif

Sebarkan artikel ini
LOKAKARYA—Kegiatan Lokakarya Co-creation Sistem Pembelajaran Wisata Interaktif Sawahlunto (Onsite Team Project Hiroshima University x Kota Sawahlunto) yang dilaksanakan di Saka Ombilin.

SAWAHLUNTO, METRO— Pemerintah Kota Sawah­lunto mendorong penguatan kolaborasi dalam pengembangan sistem pembelajaran wisata interaktif sebagai bagian dari upaya me­ning­katkan pemanfaatan potensi kota warisan dunia bagi masyarakat.  Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Lokakarya Co-creation Sis­tem Pembelajaran Wisata Interaktif Sawahlunto (Onsite Team Project Hiroshima University x Kota Sawahlunto) yang dilaksanakan di Saka Ombilin.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala OPD terkait, Direktur BUMN/BUMD, jajaran Dinas Kebudayaan, pelaku usaha, pelaku ekonomi kreatif di Kota Sawahlunto, serta tamu undangan lainnya. Lo­ka­karya tersebut menjadi wa­dah untuk mempertemukan berbagai pemangku kepen­tingan dalam membahas pe­ngembangan pembelajaran wisata yang interaktif, inovatif, dan relevan dengan karakteristik Sawahlunto sebagai kota warisan dunia.

Plt. Kepala Dinas Kebudayaan Kota Sawahlunto Irzam, menyampaikan a­presiasi dan ucapan terima kasih kepada Ibu Wulandari yang telah memilih Kota Sawahlunto sebagai bagian dari penelitian dan pe­ngembangan pembelajaran.

Menurutnya, sebagai ko­ta warisan dunia, Sawahlunto membutuhkan kontribusi dari berbagai pihak, baik pemerintah, pelaku usaha, pe­neliti, maupun pemangku kepentingan lainnya, sehingga diperlukan strategi, inovasi, kolaborasi, dan kerja sama yang berkelanjutan. “Sebagai kota warisan dunia, diperlukan berbagai kontribusi dari semua pihak. Tentu kita harapkan strategi, inovasi, kolaborasi dan kerja sama untuk mewujudkan sebuah kota warisan dunia yang be­tul-betul dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Sa­wahlunto maupun pelaku-pelaku UMKM di Kota Sa­wahlunto,” ujarnya.

Baca Juga  Masuk Sawahlunto kini Diperiksa Ketat

Lebih lanjut, ia berharap diskusi dalam lokakarya ter­sebut dapat menghasilkan saran dan rekomendasi bagi pemerintah daerah, pihak swasta, maupun lembaga lainnya untuk memahami langkah-langkah yang perlu ditindaklanjuti secara bersama-sama. Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun sinergi dalam pengemba­ngan sistem pembelajaran wisata interaktif yang mampu mendukung pelestarian warisan dunia, memperkuat sektor pariwisata, serta mem­berikan manfaat nyata bagi masyarakat dan pelaku ekonomi kreatif di Kota Sa­wahlunto. (pin)