BERITA UTAMA

Pimpin Upacara Kesadaran Nasional 2026, Wakapolda Sumbar Tekankan Disiplin, Integritas dan Netralitas Personel

×

Pimpin Upacara Kesadaran Nasional 2026, Wakapolda Sumbar Tekankan Disiplin, Integritas dan Netralitas Personel

Sebarkan artikel ini
UPACARA— Wakapolda Sumbar, Brigjen Pol Solihin saat memimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional.

PADANG, METROWakapolda Sumbar Brig­jen Pol Solihin me­mim­pin jalannya Upacara Hari Kesadaran Nasional di Lapangan Apel Mapolda Sumbar, Kamis (17/9). Upacara yang dimulai tepat pukul 07.00 WIB tersebut berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh Pejabat Utama (PJU) Polda Sumbar serta seluruh personel bintara dan perwira.

Rangkaian kegiatan bulanan ini tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga momentum pen­ting untuk meneguhkan kembali komitmen pengabdian Korps Bhayangkara kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Dalam amanat Kapolda Sumbar, Irjen Pol Jati Wiyoto Abadi yang dibacakan oleh Wakapolda Sumbar mengingatkan seluruh jajaran agar senantiasa menjadikan kedisiplinan bukan sekadar kewajiban, melainkan kebutuhan dan bagian dari karakter dasar setiap anggota Polri.

“Upacara Kesadaran Nasional ini merupakan momentum penting untuk meningkatkan kesadaran kita sebagai aparatur negara, khususnya sebagai anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia. Kita dituntut untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat yang mengharapkan kehadiran Polri yang mampu memberikan rasa aman, perlindungan, dan pengayoman secara optimal, “ tegas Brigjen Pol Solihin di Mapolda Sumbar, Kamis (17/9/2026).

Baca Juga  MUI: Belum ada Fatwa Halal Vaksin MR

Lebih lanjut, Wakapolda menekankan lima poin penting penekanan pimpinan kepada seluruh personel Polda Sumbar. Pertama, peningkatan disiplin dan tanggung jawab. Setiap tugas harus dilaksanakan tepat waktu dan penuh tanggung jawab sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kedua, menjaga Integritas dan kode etik. Personel diimbau untuk menghindari segala bentuk pelanggaran disiplin dan penyalahgunaan wewenang yang dapat mencoreng nama baik institusi, serta senantiasa menjadi teladan di tengah ma­sya­ra­kat,” ungkap Brigjen Pol Solihin.

Ditambahkan Brigjen Pol Solohin, ketiga, kualitas pelayanan prima. Kehadiran Polri harus dirasakan langsung manfaatnya me­la­lui pelayanan yang cepat, tepat, humanis, transparan, dan berkeadilan. Keempat, soliditas dan sinergitas.

Baca Juga  Tingkatkan Kapasitas Wartawan, Humas Adakan Pelatihan Jurnalistik 

“Pentingnya menjaga kekompakan internal antaranggota serta memper­kuat sinergi dengan instansi lain dalam menghadapi dinamika tantangan tugas yang semakin kompleks. Kelima, bijak bermedia sosial. Personel diingatkan agar berhati-hati dan bertanggung jawab dalam menggunakan media sosial, menghindari penyebaran informasi palsu (hoaks),­ ujaran kebencian, ser­ta konten yang dapat me­resahkan publik,”  tegasnya.

Rangkaian upacara selesai kemudian dilanjutkan dengan atraksi menarik berupa peragaan kemampuan satwa (K9) pelacakan narkotika oleh Direktorat Samapta (Ditsamapta) Polda Sumbar. (*)