OLAHRAGA

Porprov Sumbar ke-16 Tahun 2026, KONI Mentawai Pastikan Kesiapan jadi Tuan Rumah

×

Porprov Sumbar ke-16 Tahun 2026, KONI Mentawai Pastikan Kesiapan jadi Tuan Rumah

Sebarkan artikel ini
KONFERENSI PERS— Ketua KONI Mentawai, Ali Nurdin, menyampaikan kesiapan Mentawai sebagai tuan rumah Porprov ke-16 dalam konferensi pers di Kantor KONI Mentawai, Mapadeggat, Sipora Utara, Kamis (17/9).

MENTAWAI, METROKomite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kepulauan Men­tawai memastikan kesiapan daerahnya menjadi tuan rumah bersama Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat (Sumbar) XVI 2026.

Ketua KONI Mentawai, Ali Nurdin, menyampaikan kesiapan tersebut dalam konferensi pers di Kantor KONI Mentawai, Mapa­deggat, Sipora Utara, Kamis (17/9/2026). Ia menjelaskan berbagai persiapan telah dilakukan untuk menyambut pelaksanaan pesta olahraga tingkat provinsi tersebut.

Porprov Sumbar XVI dijadwalkan berlangsung pada 2 hingga 14 Oktober 2026. Pelaksanaan tersebut mengacu pada Surat Keputusan Gubernur Sumatera Barat Nomor 426-337-2026 dan Surat Keputusan Ketua Umum KONI Sumbar Nomor 41 Tahun 2026.

Mentawai mendapat kesempatan menjadi tuan rumah bersama dengan sejumlah cabang olahraga yang akan dipertandingkan di daerah tersebut. Lima cabor yang dijadwalkan berlangsung di Mentawai merupakan cabang unggulan sekaligus pertandingan perdana yang digelar di daerah itu.

Kelima cabang olahraga tersebut yakni Persatuan Selancar Ombak Indonesia (PSOI) atau surfing, judo, cricket, Mixed Martial Arts (MMA), dan kabbadi.

Selain menjadi tuan rumah, Kabupaten Kepulauan Mentawai juga me­ngirimkan kontingen untuk berlaga di berbagai cabang olahraga. Sebanyak 239 atlet dan 41 pelatih/ofisial dipersiapkan untuk me­ngikuti total 28 cabor.

Dari jumlah tersebut, lima cabor akan dimainkan di Mentawai sebagai tuan rumah, sementara 23 cabang lainnya berlangsung di sejumlah kabupaten dan kota di Sumatera Barat.

Baca Juga  Kontingen Korsel Diperkenalkan sebagai Korut di Pembukaan Olimpiade Paris 2024, IOC Resmi Minta Maaf

Untuk pertandingan di luar Mentawai, KONI setempat telah menyusun pembagian pendampingan berdasarkan lokasi per­tandingan. Sejumlah atlet akan berlaga di Kota Solok untuk cabang angkat berat, angkat besi, dan taekwondo.

Sementara di Kabupa­ten Solok, kontingen Mentawai akan mengikuti kick boxing dan karate. Catur serta sepak takraw berlangsung di Sawahlunto, sedangkan kempo digelar di Kabupaten Lima Puluh Kota.

Cabang pencak silat akan berlangsung di Bukittinggi, disusul wushu, pickleball, dan dance sport di Tanah Datar. Adapun tinju, muay thai, atletik, floorball, serta akuatik atau renang dijadwalkan berlangsung di Kota Padang.

Untuk tenis meja, bola tangan, pordasi atau olahraga berkuda, bulutangkis, dan tenis lapangan yang berada di bawah Pelti, per­tandingan berlangsung di Padang Pariaman. Sementara cabang panjat tebing yang berada di bawah FPTI juga telah masuk dalam pemetaan pendampingan kontingen.

Dari sisi administrasi, KONI Mentawai memastikan seluruh data atlet telah diproses. Sebanyak 239 atlet resmi didaftarkan dan datanya telah dimasukkan ke dalam aplikasi Sirimau.

KONI Mentawai juga menyiapkan sembilan personel pendamping dari internal organisasi untuk membantu kontingen selama mengikuti pertandingan di berbagai lokasi.

Baca Juga  Hujan Kartu Merah Warnai Laga Pembuka, Meksiko Taklukkan Afrika Selatan 2-0

Persiapan teknis turut dilakukan melalui koordinasi dengan Prof. Syahrial Bakhtiar selaku Ketua Ba­dan Pengawas Pertandingan Porprov. Konsultasi tersebut dilakukan untuk memperoleh arahan terkait teknis pertandingan sekaligus memastikan pelaksa­naan berjalan sesuai ketentuan.

Di sisi lain, Ali Nurdin berharap dukungan dari Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai, to­koh masyarakat, serta seluruh insan olahraga dapat diberikan secara maksimal. Dukungan tersebut dinilai penting untuk me­nyukseskan kontingen Men­tawai sekaligus pelaksanaan pertandingan di daerah tersebut.

Menurutnya, persiapan venue untuk lima cabang olahraga yang menjadi tanggung jawab Mentawai juga telah dikoordinasikan dengan Bupati Kepulauan Mentawai, Rinto Wardana, dan mendapatkan perse­tujuan.

“Kami berkomitmen pelaksanaan berjalan sesuai jadwal tanpa pe­nun­daan, mengingat keterkaitan jadwal transportasi laut, penginapan, dan lainnya,” ujarnya.

Kesiapan tersebut men­­jadi bagian penting mengingat karakteristik geografis Mentawai yang memiliki ketergantungan pada transportasi laut. Karena itu, kepastian jadwal pertandingan, mobilitas atlet, serta ketersediaan akomodasi menjadi perhatian dalam persiapan menjadi tuan rumah bersama.

Dengan berbagai persiapan yang telah dilakukan, KONI Mentawai optimistis penyelenggaraan lima cabor di Bumi Sikerei dapat berlangsung sesuai jadwal. Di sisi lain, kontingen Mentawai juga diha­rapkan mampu memberikan penampilan terbaik ketika bertanding di ber­bagai venue Porprov Sumbar XVI 2026. (rul)