PASBAR, METRO— Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) Ny. Sifrowati Yulianto membuka kegiatan Peningkatan Kapasitas Perempuan dalam Bidang Politik bertema “Literasi Politik Perempuan: Kunci Sukses Keterwakilan dan Kepemimpinan Masa Depan” di Aula DPPKBP3A Pasbar, Kamis (17/9).
Sifrowati menilai peningkatan literasi dan kapasitas politik perempuan penting untuk memperkuat keterwakilan perempuan sekaligus mendorong lahirnya pemimpin perempuan yang mampu berkontribusi dalam pembangunan daerah. “Perempuan memiliki pengalaman dan perspektif yang sangat penting dalam kehidupan bermasyarakat. Perempuan memahami banyak persoalan secara langsung, mulai dari pendidikan anak, kesehatan keluarga, pemberdayaan ekonomi, perlindungan perempuan dan anak, hingga persoalan sosial di tengah masyarakat,” ujarnya.
Berbekal pengalamannya sebagai perempuan yang pernah menjadi anggota legislatif, Sifrowati menegaskan keterwakilan perempuan dalam politik tidak semata-mata berkaitan dengan pemenuhan kuota.
Menurutnya, perempuan yang berada di ruang politik harus memiliki kapasitas untuk menyampaikan aspirasi dan memperjuangkan kepentingan masyarakat.
Ia juga mendorong perempuan untuk tidak menunggu merasa sempurna sebelum terlibat dalam kehidupan politik dan organisasi. “Jangan menunggu sampai merasa sempurna untuk mulai melangkah. Mulailah dari apa yang kita bisa, dari lingkungan kita, dari organisasi kita, dari masyarakat di sekitar kita. Karena kepemimpinan tidak selalu dimulai dari jabatan,” katanya.
Selain membuka kegiatan, Sifrowati turut menjadi narasumber dengan materi mengenai pengalaman dan kegiatan legislatif perempuan. Materi berikutnya disampaikan dosen Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang (UNP), Dr. Fatmariza, M.Hum.
Kegiatan yang diselenggarakan DPPKBP3A Pasbar tersebut menjadi wadah pembelajaran untuk meningkatkan pemahaman perempuan mengenai politik, demokrasi, kepemimpinan, serta peran perempuan dalam proses pengambilan keputusan.
Peserta terdiri atas kader dan anggota partai politik, pengurus Gabungan Organisasi Wanita (GOW), Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI), perwakilan perempuan di DPRD, serta Komite Gender PT Agrowiratama.
Melalui kegiatan tersebut, pemerintah daerah mendorong peningkatan kepercayaan diri dan kapasitas perempuan dalam menyampaikan aspirasi, berpartisipasi di ruang publik, membangun jejaring, serta mempersiapkan kader perempuan yang memiliki kapasitas, integritas, dan kepedulian terhadap masyarakat.
“Semoga semakin banyak perempuan yang berani mengambil peran, semakin banyak perempuan yang memiliki kapasitas, dan semakin banyak perempuan yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah, bangsa, dan negara,” tutur Sifrowati. (end)






