BERITA UTAMA

Polda Sumbar Dirikan 81 Pos Operasi Ketupat dan Kerahkan 2.285 Personel, Siapkan Layanan Penitipan Kendaraan Gratis di Kantor Polisi

×

Polda Sumbar Dirikan 81 Pos Operasi Ketupat dan Kerahkan 2.285 Personel, Siapkan Layanan Penitipan Kendaraan Gratis di Kantor Polisi

Sebarkan artikel ini
GELAR PASUKAN— memimpin apel gelar pasukan Operasi Ketupat Singgalang 2026.

PADANG, METROPolda Sumbar menggelar apel gelar pasukan Operasi Ketupat 2026 di La­pangan Imam Bonjol, Jalan Imam Bonjol Padang, Kamis (12/3). Kegiatan ini menjadi langkah awal da­lam memastikan kesiapan pengamanan arus mudik dan arus balik libur lebaran Idulfitri 1447 Hijriah.

Operasi Ketupat Singgalang 2026 akan berlangsung selama dua pekan, mulai 13 hingga 25 Maret 2026. Apel tersebut dipimpin Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta bertujuan untuk mengecek kesiapan personel, sarana dan prasarana sekaligus memperkuat sinergisitas lintas sektor dalam rangka menyukseskan pelaksanaan operasi.

Dalam operasi ini, tidak hanya melibatkan personel Kepolisian, melainkan melibatkan berbagai unsur dari TNI, Kejaksaan, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Satpol PP, BPBD, Damkar dan instansi terkait lainnya serta relawan dari Organisasi Masyarakat (Ormas).

Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta me­nga­takan Operasi Ketupat 2026 melibatkan total 2.285 personel kepolisian. Dari jumlah tersebut, sebanyak 286 personel berasal dari Polda Sumbar dan 1.999 personel dari jajaran Polres di wilayah Sumbar.

Baca Juga  Rayakan Lebaran dalam Kenyamanan

“Selain itu, operasi ini juga didukung oleh 1.851 personel gabungan dari TNI dan instansi terkait lainnya. Kita juga mendirikan 81 pos yang terdiri dari tiga pos terpadu, kemudian 37 pos pelayanan, dan 41 pos pengamanan. Pos ini didirikan di pusat keramaian dan jalur mudik,” kata Irjen Pol Gatot.

Dijelaskan Irjen Pol Gatot, fokus pengamanan dalam operasi ini mencakup potensi kemacetan, kerawanan kecelakaan lalu lintas, serta potensi gangguan kamtibmas maupun tindak kejahatan selama arus mudik dan arus balik Lebaran. Seluruh pihak terkait akan berkoordinasi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masya­rakat agar pelaksanaan Idul Fitri berjalan aman dan lancar.

“Beberapa titik pantauan mulai dari Padang Pariaman, Padang Panjang, Agam, hingga Solok dilaporkan telah kembali normal. Fokus saat ini beralih pada pengaturan teknis di lapangan agar arus lalu lintas tetap lancar. Termasuk Bukittinggi, Aro Suka, dan tempat-tempat lain. Itu tentunya juga su­dah dilakukan pengamanan oleh anggota kita. Sudah ada titik-titiknya, itu sudah dievaluasi oleh para Kapolres,” tegas Irjen Pol Gatot.

Baca Juga  Hanya Ambil Handphone, Perampok Aniaya Pembantu

Dalam instruksinya kepada personel di lapangan, Irjen Pol Gatot menekankan pentingnya pelayanan yang humanis. Ia mengingatkan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat adalah untuk memberikan rasa aman, terutama pada momen sakral tahunan ini.

“Penekanan yang pertama adalah layani dengan baik. Bahwa ini adalah bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat untuk mem­berikan pelayanan terbaik,” tegasnya. Ia berharap suasana Lebaran tahun ini dapat berlangsung dengan penuh kerukunan dan kebahagiaan bagi para pemudik.

Menanggapi kekhawatiran masyarakat mengenai keamanan rumah yang ditinggal mudik, Irjen Pol Gatot memberikan solusi konkret. Ia mengimbau warga untuk memanfaatkan layanan darurat Polri dan fasilitas kantor polisi terdekat untuk pengamanan barang berharga.

“Layanan darurat, masyarakat dapat menghubungi nomor 110 jika terdapat situasi mencurigakan di lingkungan rumah, dan juga untuk penitipan kendaraan bagi warga yang mudik tanpa membawa kendaraan pribadi, ka­mi persilahkan  kendaraan tersebut dititipkan di kantor polisi terdekat demi keamanan,” pungkasnya. (rgr)