M. YAMIN, METRO— Pemko Padang bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) memperketat langkah antisipasi terhadap berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Upaya ini dimatangkan melalui Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Kewaspadaan Dini Pemerintah Daerah (TKPKD) yang digelar di Aula Tuah Sakato Mapolresta Padang, Kamis (10/9).
Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menegaskan bahwa penanganan setiap isu di tengah masyarakat menuntut pendekatan yang matang dan berimbang agar tidak memicu gesekan baru. “Kita perlu melihat setiap persoalan secara objektif dan hati-hati. Jangan sampai ada pihak yang merasa didiskriminasi. Yang paling penting bagaimana persoalan ini dapat diselesaikan dengan baik dan tidak berkembang menjadi konflik,” ujar Maigus saat memimpin jalannya rapat.
Rakor tersebut turut dihadiri Wakapolresta Padang AKBP Faidil Zikri, Kepala Badan Kesbangpol Syahendri Barkah, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Padang Teddy Antonius. Pertemuan strategis ini menyoroti sejumlah isu krusial yang tengah berkembang, mulai dari aktivitas koperasi di kawasan Pelabuhan Teluk Bayur, dinamika penyampaian aspirasi warga, hingga arus informasi di media sosial yang kerap memicu keresahan.
Selain masalah sosial, forum ini juga membahas penanganan kenakalan remaja seperti aksi tawuran dan balapan liar, ancaman kualitas udara akibat kabut asap, hingga progres kelanjutan penataan Pasar Raya Padang. Berbagai persoalan lintas sektor ini dinilai memerlukan perhatian serius dari seluruh instansi terkait.
Maigus menambahkan, deteksi dini hanya bisa berjalan efektif apabila komunikasi antarlembaga terjalin tanpa hambatan. Ia mengajak seluruh elemen yang hadir untuk mengesampingkan ego sektoral demi meredam potensi masalah sebelum membesar. “Prinsipnya, kita ingin seluruh persoalan yang ada bisa kita antisipasi bersama. Jangan menunggu sampai terjadi persoalan yang lebih besar, tetapi kita lakukan langkah-langkah sejak dini. Mari kita bersinergi dan berkolaborasi mengantisipasi berbagai persoalan,” tambahnya.
Sementara itu, Wakapolresta Padang AKBP Faidil Zikri menyatakan kesiapan jajarannya dalam mengawal stabilitas keamanan di Kota Metropolis ini. Pihaknya berkomitmen untuk tidak menganggap remeh setiap dinamika sekecil apapun yang muncul di lapangan. “Kita tidak boleh underestimate terhadap setiap persoalan yang berkembang. Karena itu, kita harus mengantisipasi sejak awal, agar tidak terjadi konflik atau gangguan Kamtibmas di kemudian hari,” tegas Faidil.
Guna menekan potensi kerawanan, kepolisian bersama instansi terkait telah mengintensifkan langkah-langkah preventif. Patroli rutin serta pemantauan intensif di titik-titik rawan terus digalakkan, termasuk dalam mengawal setiap aksi penyampaian pendapat di ruang publik. “Semua penyampaian aspirasi yang masuk menjadi perhatian kami. Kami berupaya bersama stakeholder agar penyampaian aspirasi tersebut dapat berjalan dengan aman, dan tidak menimbulkan hal-hal di luar keinginan kita yang berkaitan dengan gangguan Kamtibmas,” pungkasnya. (oza)






