PADANG PARIAMAN, METRO —Seorang pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) tewas tenggelam saat mandi-mandi bersama temannya di Pemandian Lubuak Bonta Nagari Kepala Hilalang, Kecamatan 2×11 Kayu Tanam, Selasa (12/5) sekitar pukul 11.15 WIB.
Insiden tenggelamnya korban bernama Muhammad Yusuf Ibrahim (16), sontak membuat teman-temannya dan warga panik. Peristiwa itu kemudian dilaporkan ke Polsek 2×11 Enam Lingkung hinga dilakukanlah pencarian terhadap korban.
Setelah beberapa jam pencarian, korban berhasil ditemukan dengan kondisi sudah meninggal dunia. Polisi selanjutnya mengevakuasi jenazah korban ke rumah sakit lalu diserahkan kepada keluarganya untuk dikebumikan.
Kapolsek 2×11 Enam Lingkung, Iptu Deni Kurniawan membenarkan peristiwa tersebut.” Benar, telah terjadi peristiwa korban tenggelam yang menyebabkan meninggal dunia seorang berjenis kelamin laki-laki,” ujarnya.
“Korban ini merupakan warga Lohong Nagari Kuranji Hilir Kecamatan Sungai Limau Kabupaten Padang Pariaman dan juga berstatus pelajar SMA 2 Sungai Limau,” kata Iptu Deni.
Dijelaskan Iptu Deni, kejadian berawal saat korban mandi-mandi bersama teman-temannya. Pada saat teman-temannya duduk di batu pinggir air korban berenang sendiri bolak balik ketengah kolam pemandian hingga terseret arus air yang mengakibatkan korban tenggelam.
“Melihat korban tenggelam teman-temannya berusaha untuk menolong korban namun tidak bisa diselamatkan di karenakan arus air yang kuat dan juga korban terjepit disela batu-batu dasar sungai,” jelasnya.
Selanjutnya, kata Iptu Deni, pihaknya setelah mendapatkan informasi langsung menuju TKP dan melakukan evakuasi korban. Tidak berselang lama korban dapat di keluarkan dari pemandian oleh personel.
“Korban dibawa ke Puskesmas Sicincin untuk dilakukan visum luar oleh pihak Puskesmas. Dimana hasil visum tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Atas kejadian tersebut keluarga korban menerima kematian atas musibah tersebut dan menolak dilakukan autopsi dan tidak menuntut pihak manapun akibat kejadian yang dinyatakan dalam surat pernyataan,” pungkasnya. (ozi)






