PAYAKUMBUH/50 KOTA

Melalui Peningkatan Kapasitas TRC BPBD, Pemko Payakumbuh Perkuat Kesiapsiagaan Bencana

×

Melalui Peningkatan Kapasitas TRC BPBD, Pemko Payakumbuh Perkuat Kesiapsiagaan Bencana

Sebarkan artikel ini
PENGEMBANGAN KAPASITAS— Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta serahkan tanda kepesertaan saat kegiatan Pengembangan Kapasitas Tim Reaksi Cepat BPBD Kota Payakumbuh Tahun 2026, Senin (13/7).

PAYAKUMBUH, METRO–Pemerintah Kota Pa­yakumbuh terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana me­lalui peningkatan kapasitas Tim Reaksi Cepat (T­RC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BP­BD) sebagai garda terdepan penanganan ke­adaan darurat.

Komitmen tersebut d­i­tandai dengan pembukaan kegiatan Pengembangan Kapasitas Tim Reaksi Cepat BPBD Kota Payakumbuh Tahun 2026 oleh Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta di Hotel Mangkuto, Senin (13/7). Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan personel TRC dalam melakukan respons cepat, penyelamatan, e­va­­­kuasi, serta memper­kuat koordinasi penanganan bencana di lapangan.

Menurut Zulmaeta, Kota Payakumbuh memi­liki potensi berbagai ancaman bencana, seperti ban­jir, tanah longsor, angin kencang, gempa bumi, serta kebakaran hutan dan lahan.

Kondisi tersebut me­nuntut kesiapsiagaan seluruh unsur penanggulangan bencana agar mampu memberikan pelaya­nan yang cepat, tepat, profesional, dan terkoordinasi kepada ma­sya­rakat.

Baca Juga  Rakor Sektoral Ops Ketupat, Mudik 2021 Dilarang

“Pengembangan kapasitas sumber daya manusia harus menjadi perhatian utama dalam mem­­­bangun sistem pe­nanggulangan bencana yang efektif. Personel TRC dituntut memiliki kemampuan teknis, kecepatan mengambil keputusan, serta kecakapan berkoordinasi agar setiap kondisi darurat dapat ditangani secara optimal,” kata Zulmaeta.

Ia menjelaskan TRC merupakan garda terde­pan BPBD yang bertugas melakukan kaji cepat, pe­nyelamatan, evakuasi, koordinasi penanganan di lokasi bencana, serta me­nyampaikan rekomendasi awal sebagai dasar pe­netapan langkah tanggap darurat.

Wali Kota juga me­ngapresiasi BPBD Kota Pa­yakumbuh yang menghadirkan narasumber dari berbagai instansi dalam pelatihan tersebut.

Menurutnya, keterlibatan para praktisi dan pemangku kepentingan akan memperkaya wawasan peserta sekaligus meningkatkan kemampuan praktik dalam menghadapi berbagai skenario bencana.

Baca Juga  12 Calon Wirausaha Sepatu Dilatih Pemko Payakumbuh

Karena itu, ia meminta seluruh peserta me­ngikuti setiap rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh, aktif berdiskusi, dan memanfaatkan pelatihan sebagai sarana meningkatkan kompetensi yang dapat diterapkan saat bertugas di lapangan. “Saya berharap seluruh peserta mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, aktif berdiskusi, serta mampu  mengimplementasikan seluruh materi ketika menghadapi kondisi sebenarnya,” u­jarnya.

Zulmaeta menegaskan keberhasilan penanggulangan bencana tidak dapat diwujudkan oleh satu instansi saja, melainkan memerlukan kolaborasi pemerintah, TNI, Polri, dunia usaha, relawan, organisasi kemasyarakatan, dan seluruh elemen masyarakat. Melalui pe­ningkatan kapasitas tersebut, Pemerintah Kota Pa­yakumbuh berharap lahir personel TRC yang semakin tangguh, profesio­nal, responsif, serta mampu memberikan pelaya­nan terbaik kepada ma­syarakat dalam setiap penanganan bencana. (uus)