METRO SUMBAR

Lindungi Warga dari Paparan Asap, PMI Bersama BPBD dan Dinkes Bagikan Masker

×

Lindungi Warga dari Paparan Asap, PMI Bersama BPBD dan Dinkes Bagikan Masker

Sebarkan artikel ini
BAGIKAN MASKER— Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Padang Panjang bersama BPBD Kesbangpol dan Dinkes dengan membagikan masker kepada warga dan pedagang, Selasa (15/9).

PADANG PANJANG, METRO— Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat di tengah kondisi udara yang belum membaik ditunjukkan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Padang Panjang bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kesbangpol dan Dinas Kesehatan (Dinkes) dengan membagikan masker kepada warga dan pedagang, Selasa (15/9).

Langkah tersebut dilakukan menyusul asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang semakin tebal dan mulai mengganggu aktivitas masyarakat. Pembagian masker menyasar masya­rakat, khususnya mereka yang tetap harus ber­aktivitas di luar ruangan.

Ketua PMI Kota Padang Panjang, Ny Maria Feronika Hendri mengatakan, pembagian masker merupakan salah satu bentuk kepedulian sekaligus langkah antisipasi untuk mengurangi dampak paparan asap terhadap kesehatan masyarakat.

Baca Juga  Satlantas Polres Pessel Sosialisasikan Penggunaan Lampu Strobo

Ia mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dengan menggunakan masker ketika berada di luar rumah. Masyarakat juga diminta mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara semakin memburuk. “Dengan kondisi asap yang semakin tebal, kami mengimbau masyarakat untuk selalu menggunakan masker, terutama saat ber­aktivitas di luar rumah. Mari kita sama-sama men­jaga kesehatan dan meningkatkan kewaspa­da­an,” ujar Maria.

Menurutnya, pedagang yang sehari-hari berak­ti­vitas di ruang terbuka juga perlu mendapat per­hatian. Mereka berpotensi terpapar asap dalam wak­tu yang lebih lama sehingga penggunaan mas­ker menjadi salah satu langkah perlindungan yang penting.

Baca Juga  Kepala Kantor Wilayah DJPb Sumbar Kunjungi Kota Sawahlunto

Selain membagikan masker, PMI bersama BPBD dan Dinkes turut memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai upaya menjaga kesehatan selama kondisi udara kurang baik. Pemantauan di lapangan juga akan terus dilakukan dengan melihat perkembangan kondisi udara dan situasi karhutla.

Masyarakat diimbau segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami keluhan seperti batuk, sesak napas, mata perih, maupun gangguan pernapasan lainnya. (rmd)