BERITA UTAMA

Kunjungi Kafilah Sumbar di Semarang, Wagub Minta Berikan yang Terbaik

×

Kunjungi Kafilah Sumbar di Semarang, Wagub Minta Berikan yang Terbaik

Sebarkan artikel ini
Wagub Sumbar Vasko Ruseimy bersama Istri, Dianita Maulin mengunjungi Kafilah Sumbar di penginapannya di Semarang, Selasa malam (15/9).

SEMARANG, METRO– Wakil Gubernur Sumatera Barat (Wagub Sumbar) Vasko Ruseimy bersama Istri, Dianita Maulin mengunjungi Kafilah Sumbar di penginapannya di Semarang, Provinsi Jawa Tengah (Jateng), Selasa malam (15/9).

Kehadiran Vasko disambut Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdaprov Sumbar, Ahmad Zakri, Kepala Biro Kesra, Edi Dharma Syafni, Ketua LPTQ Sumbar, Prof Ikhwan Matondang, Kabag Bina Mental dan Spritual Marwansyah dan jajaran serta Kafilah Sumbar.

Juga hadir Perantau Minang yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Minang (IKM) Semarang yang diketuai Nafrizon Bogek.

Pada kesempatan itu, Vasko memberikan motivasi kepada seluruh kafilah untuk memberikan prestasi terbaik untuk Sumbar. Karena apa yang diperjuangan kafilah dan pendamping saat ini diyakini Vasko didoakan seluruh Masyarakat Minang di ranah dan rantau.

“Saya datang dengan istri memenuhi janji mengunjungi Kafilah Sumbar. Saya sampaikan, semua yang ada di Semarang saat ini telah melalui proses cukup panjang. Baik itu adek-adek semua dan pendamping. Kita berangkat bersama karena yakin seluruh masyarakat Sumbar dan Minangkabau dari seluruh dunia mendokan kita,” terang Vasko.

Vasko juga mengapresiasi perjuangan Tim Oficial Sumbar yang berani pasang badan melakukan protes kepada Dewan Pengawas dan Dewan Hakim MTQ Nasional demi memperjuangkan Tim Tahmil Quran Puteri lolos ke babak selanjutnya.

“Apa yang dilakukan Tim Official yang dipimpin Bapak Kepala Biro Kesra, bentuk kepedulian memperjuangkan yang terbaik untuk kafilah dan masyarakat Sumbar,” terangnya.

Vasko juga mengapresiasi Perantau Minang yang tergabung dalam IKM Semarang ikut mendukung sepenuhnya Kafilah Sumbar pada MTQ Nasional di Semarang ini.

“Saya mendapat laporan Perantau Mjnang banyak membantu sejak awal sampai sekarang. Kita bersatu hari ini mendukung Tim Kafilah Sumbar di ajang MTQ Nasional. Kita hadir bersama dengan semangat agar Sumbar berjaya dalam konsep Sumbar Madani,” ucapnya.

Baca Juga  Pengedar Dijebak, Jual Sabu ke Polisi Menyamar, Dibekuk saat Transaksi di Pencucian Mobil

Vasko juga optimis dengan kebersamaan dan kekompakan ini Tim Kafilah Sumbar dapat meraih prestasi tembus lima besar. “Sampai detik ini saya bangga membawa nama Sumbar. Kita sama-sama meyakini, masyarakat Minang mendoakan kita tembus lima besar,” ucapnya.

Kepala Biro Kesra Setdaprov Sumbar, Edi Dharma Syafni dalam laporannya menyampaikan babak penyisihan yang diikuti Kafilah Sumbar pada MTQ Nasional di Semarang berlangsung hingga Kamis (17/9).

Saat ini menurutnya sudah 43 Kafilah Sumbar ikut bertanding pada berbagai cabang babak penyisihan. Untuk Rabu (16/9) masih ada lima kafilah yang ikut bertanding.l di babak penyisihan. Sedangkan Kamis (17/9) juga ada lima kafilah lagi.

Edi juga melaporkan Tim Oficial telah melakukan protes terkait hasil dari Cabang Tahmil Quran. “Alhamdulillah protes kita diterima dan kafilah kita lolos ke babak berikutnya,” ucapnya.

Edi Dharma berharap dukungan doa dari wakil gubernur dan masyarakat Sumbar agar Khafilah Sumbar meraih prestasi.

Edi Dharma juga menyampaikan besarnya kontribusi IKM Semarang dalam memberikan pelayanan terbaik kepada kafilah mulai dari kedatangan hingga perlombaang berlangsung.

Sebelumnya diberitakan, protes diajukan tertulis Tim Oficial Kafilah Sumbar terhadap hasil perlombaan Fahmil Al Quran, mendapat respon positif dari Dewan Pengawas dan Dewan Hakim MTQ Nasional.

Regu Sumbar dipastikan melanjutkan perlombaan ke babak berikutnya. Keputusan itu tertuang dalam surat Dewan Pengawas MTQN XXXI sebagai respons atas surat Ketua LPTQ Provinsi Sumbar Nomor 126/LPTQ-SB/IX/2026 tanggal 14 September 2026.

Baca Juga  Pemuda Gay Terciduk Paksa Remaja Oral Seks

Dewan Pengawas menggelar rapat bersama Ketua Dewan Hakim, Wakil Ketua Dewan Hakim, serta seluruh Dewan Hakim Majelis Fahmil Quran.

Hasil rapat menetapkan Regu Sumbar masuk sebagai peserta pada babak berikutnya. Keputusan tersebut menjadi jawaban atas protes yang disampaikan Tim Ofisila Kafilah Sumbar setelah perlombaan Fahmil Al Quran Putri, Senin (14/9).

Sebelumnya, keputusan dewan juri menuai keberatan dari Tim Fahmil Al Quran Putri Sumbar. Persoalan muncul saat Regu Sumbar bersaing dengan tim tuan rumah Jawa Tengah.

Dewan juri mengurangi 100 poin terhadap Tim B Sumbar karena menilai jawaban peserta tidak tepat.

Saat itu Sumbar memimpin perolehan nilai dengan 1.285 poin. Jawa Tengah berada di posisi kedua dengan 1.150 poin.

Pada sesi pertanyaan rebutan, peserta Sumbar menyampaikan jawaban sesuai pertanyaan. Dewan juri menyatakan jawaban tersebut salah. Nilai Sumbar berkurang 100 poin menjadi 1.185.

Jawa Tengah mendapat tambahan 100 poin dari pertanyaan pamungkas. Perolehan nilainya menjadi 1.250 poin. Hasil tersebut menempatkan Sumbar di posisi kedua. Jambi berada di posisi berikutnya dengan 445 poin.

Perlombaan tersebut disiarkan melalui kanal YouTube. Tayangan langsung memicu kritik penonton. Perubahan papan skor saat pembacaan nilai akhir juga menjadi sorotan. Nilai Sumbar yang sebelumnya tercatat 1.185 terlihat berubah menjadi 1.085. Kondisi itu menunjukkan adanya pengurangan 200 poin.

Situasi semakin menjadi perhatian saat pengumuman pemenang berlangsung bersamaan dengan kedatangan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi di lokasi perlombaan. Kondisi tersebut memunculkan kecurigaan sejumlah penonton terkait dugaan keberpihakan juri kepada tim tuan rumah.(fan)