AGAM/BUKITTINGGI

KPU RI Sosialisasikan Pendidikan Pemilih Berkelanjutan 2026

×

KPU RI Sosialisasikan Pendidikan Pemilih Berkelanjutan 2026

Sebarkan artikel ini
BERI KETERANGAN— Anggota KPU RI, Betty Epsilon Idroos memberikan keterangan kepada media usai kegiatan sosialisasi di Kota Bukittinggi, Senin (14/9).

BUKITTINGGI, METROKomisi Pemilihan Umum (KPU) RI menggelar Program Sosialisasi Pendidikan Pemilih Berkelanjutan 2026 untuk meningkatkan literasi demokrasi, menolak politik uang, dan melawan golput di tengah ma­syarakat yang dilaksanakan di Kota Bukittinggi, Senin (14/9).

Anggota KPU RI, Betty Epsilon Idroos menyampaikan kegiatan ini merupakan salah satu dari tiga program prioritas meliputi pendidikan pemilih khususnya segmen pemula, kelompok rentan, dan marjinal.

“Termasuk pemutakhiran data pemilih berkelanjutan (PDPB), serta penguatan integrasi sistem informasi pemilu. Sekitar 23, persen pemilih terdaftar di Sumatera Barat tidak menggunakan hak pilihnya (golput) pada Pemilu 2024,” katanya.

Ia menyebut angka partisipasi pemilih di Sumbar pada Pemilu 2024 mencapai 76 persen yang berarti hampir seperempat pemilih memutuskan tidak datang ke TPS.

Baca Juga  Rayakan 100 Tahun Jam Gadang, Pemko Bukittinggi Gelar Festival Film Internasional di Ruang Terbuka

Sedangkan tingkat partisipasi pemilih pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024, Sumbar termasuk daerah yang tingkat partisipasi terendah, hanya mencapai 57,15 persen dari total 4.103.084 daftar pemilih tetap (DPT).

“Angka ini jauh dibawah target awal sebesar 75 persen yang telah ditetapkan. Untuk meningkatkan partisipasi maka KPU RI gencar menyasar pemilih pemula, pemilih perempuan, disabilitas, serta organisasi mahasiswa,” kata Betty.

Ia menegaskan bahwa esensi demokrasi adalah menjalankan fungsi kedaulatan rakyat. Hak pilih warga negara diserahkan kepada wakil rakyat demi kebaikan bersama.

Baca Juga  Selama Libur Lebaran, Polres Bukittinggi Catat 375 Kasus Laka Lantas

Pada sosialisasi tersebut, Betty juga mengajak masya­rakat Cek DPT sejak dini. KPU menghimbau masyarakat untuk proaktif memeriksa hak pilihnya sedini mungkin melalui laman resmi cek dpt online.­kpu.go.id.

Pengecekan ini disarankan untuk dilakukan secara berkala tanpa harus menunggu dimulainya tahapan pemilu atau pilkada berikutnya.

Komisioner KPU Bukittinggi, Rifa Yanas menyambut baik sosialisasi bisa digelar di Kota Bukittinggi, menurutnya suksesnya penyelenggaraan pe­milu tidak semata-mata menjadi tanggung jawab KPU sebagai penyelenggara.

“Diperlukan keterlibatan aktif dari seluruh elemen ma­sya­rakat, terutama kesadaran dari para pemilih itu sendiri, guna menjaga keberlanjutan kualitas demokrasi Indonesia,” katanya. (pry)