PESSEL, METRO—Kecelakaan maut yang merenggut nyawa ibu dan anak saat mengendarai sepeda motor di Jalan Raya Tapan–Kerinci, Nagari Limau Purut, Kecamatan Ranah Ampek Hulu (Rahul) Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan, Selasa (5/5) sekitar pukul 10.37 WIB.
Tewasnya kedua korban bernama Wira Gusnita (42) dan anaknya Puput Suhaika yang masih berusia 5 tahun, akibat ditabrak mobil pikap Mistsubishi L300 bermuatan bawang. Diduga, insiden tragis itu dipicu sopir L300 yang hilang kendali saat melaju kecepatan tinggi.
Selain menabrak sepeda motor yang dikendarai korban, mobil L300 itu juga menghantam ruko dan mobil yang parkir di garasi rumah. Atap ruko dan garasi pun ambruk serta barang-barang di dalamnya berserakan. Sedangkan mobil L300 tersebut akhirnya berhenti dengan posisi terbalik dan rusak parah.
Beruntung, sopir mobil bernama Tori Hamdani berhasil selamat. Warga setempat langsung berdatangan ke lokasi untuk memberikan pertolongan kepada korban dengan membawanya ke RSUD Tapan. Sayangnya, korban Wira tak dapat diselamatkan hingga dinyatakan meninggal dunia.
Sementara itu, anak korban Puput Suhaika yang mengalami luka parah, sempat dirujuk ke RSUD M Zein Painan untuk mendapatkan perawatan intensif. Namun, korban Puput dinyatakan meninggal dunia saat perjalanan menuju Painan.
Kapolsek BAB Tapan, AKP Dedi Arma, membenarkan kecelakaan maut tersebut. Menurutnya, kecelakaan itu melibatkan sepeda motor dengan kendaraan roda empat Mitsubishi L300.
“Keterangan saksi di lokasi kejadian, kecelakaan bermula saat mobil Mitsubishi BA 8040 BA yang dikemudikan Tori Hamdani melaju dari arah Kerinci menuju Pasar Tapan dengan kecepatan tinggi,” kata AKP Dedi.
Setibanya di lokasi, ungkap AKP Dedi, kendaraan tersebut tiba-tiba menabrak sepeda motor korban yang berada di depan salah satu ruko.
“Tidak hanya menabrak pengendara, kendaraan Mitsubishi juga menghantam ruko serta mobil yang terparkir di garasi rumah warga,” jelasnya.
Akibat kecelakaan itu, kata AKP Dedi, korban Wira Gusnita mengalami luka robek di bagian belakang kepala dan meninggal dunia. Sementara anaknya, Puput Suhaika, mengalami memar di bagian dada dan perut dan juga meninggal dunia.
“Korban ibu dan anak ini merupakan warga Kampung Proyek, Nagari Limau Purut, Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan. Korban Wira meninggal di rumah sakit dan korban Puput meninggal saat perjalanan rujukan ke rumah sakit painan,” tutur dia.
AKP Dedi menegaskan, terkait kasus kecelakaan ini, Unit Lantas sudah melakukan olah TKP dan melakukan pendataan terhadap korban maupun mengamankan barang bukti.
“Sopir juga kami amankan untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. Dugaan sementara, penyebab kecelakaan dipicu hilang kendali,” tutupnya. (rio)






