BERITA UTAMA

Jenazah Mr X sudah 11 Hari Tersimpan di Kamar Forensik RSUP M Djamil, Masyarakat yang Kehilangan Anggota Keluarga Diminta Melapor

×

Jenazah Mr X sudah 11 Hari Tersimpan di Kamar Forensik RSUP M Djamil, Masyarakat yang Kehilangan Anggota Keluarga Diminta Melapor

Sebarkan artikel ini
JENAZAH MR X— Jenazah laki-laki tanpa identitas masih tersimpan di Instalasi Forensik dan Pemulasaraan Jenazah RSUP Dr M Djamil hingga hari ke-11 sejak pertama kali ditemukan.

PADANG, METROJenazah laki-laki tanpa identitas masih tersimpan di Instalasi Forensik dan Pemulasaraan Jenazah RSUP Dr M Djamil hingga hari ke-11 sejak pertama kali ditemukan. Korban yang diduga mengalami kece­lakaan di kawasan Lubuk Buaya tersebut belum juga diketahui identitasnya, meski berbagai upaya penelusuran telah dila­kukan bersama pihak ke­polisian.

Kepala Instalasi Forensik dan Pemulasaraan Jenazah RSUP Dr M Djamil, Rahdiyul Ermanto, menjelaskan bahwa jenazah pertama kali masuk ke rumah sakit pada 14 Maret sekitar pukul 22.00 WIB. Saat itu, korban diantar oleh petugas Puskesmas Lubuk Buaya tanpa membawa identitas apa pun.

“Jenazah masuk tanggal 14 Maret lalu sekitar pukul 22.00. Saat itu petugas Puskesmas Lubukbuaya membawa korban ke sini dalam kondisi tanpa identitas apa pun yang bisa mengarah pada keluarganya,” ujar Rahdiyul.

Sejak diterima, pihak rumah sakit langsung menjalankan prosedur standar, mulai dari pemulasaraan hingga pencatatan ciri-ciri fisik korban untuk membantu proses identifikasi. Selain itu, koordinasi juga terus dilakukan dengan pihak kepolisian guna menelusuri kemungkinan identitas korban.

Baca Juga  Kantor KPU Pasbar Diserbu, Pendemo Bentrok dengan Polisi

“Kami melakukan pemulasaraan sesuai standar, mengambil data ciri-ciri fisik, mendokumentasikan barang bawaan, dan berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk pelacakan lebih lanjut. Namun hingga kini belum ada perkembangan berarti,” jelasnya.

Berdasarkan hasil identifikasi sementara, korban diketahui berjenis kelamin laki-laki dengan perkiraan usia antara 40 hingga 50 tahun. Ia memiliki kulit sawo matang, rambut hitam tebal dan lurus, kumis tebal, jenggot tipis, serta hidung lurus berukuran sedang. Saat ditemukan, korban mengenakan kaus lengan pendek berwarna abu-abu dan celana panjang katun hitam.

Selain itu, beberapa barang pribadi juga ditemukan bersama korban, di antaranya voucher Telkomsel merah putih, sapu tangan bermotif kotak biru putih, sarung berwarna cokelat, sisir rambut putih, korek api hijau, serta selembar tisu.

“Selain itu, beberapa barang turut ditemukan bersamanya, di antaranya voucher Telkomsel merah putih, sapu tangan bermotif kotak biru putih, kain sarung berwarna cokelat, sisir rambut putih, korek api berwarna hijau, dan selembar tisu,” ungkap Rahdiyul.

Baca Juga  Dongkrak Setoran Pajak Daerah, KPK Dukung Bank Nagari Lewat Tapping Box

Pihak rumah sakit menegaskan komitmennya untuk terus mengupayakan identitas korban segera terungkap agar jenazah dapat dimakamkan secara layak. Rahdiyul juga berharap masyarakat dapat membantu dengan memberikan informasi apabila mengenali ciri-ciri yang telah disampaikan.

“Kami di instalasi forensik selalu berupaya maksimal. Setiap jenazah yang datang ke sini, apalagi yang tidak diketahui identitasnya, menjadi perhatian kami. Kami berharap ada pihak keluarga atau masyarakat yang mengenali ciri-ciri ini. Kami siap memberikan akses melihat jenazah bila diperlukan untuk memastikan identitas,” ujarnya.

RSUP Dr M Djamil pun mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut untuk segera menghubungi nomor telepon 0751 8956 666 atau datang langsung ke instalasi forensik rumah sakit. Informasi dari masyarakat diharapkan dapat mempercepat proses identifikasi sehingga jenazah dapat segera dimakamkan sesuai prosedur yang berlaku. (rom)