SOLOK/SOLSEL

Dukungan Dana TKD Sangat Membantu

×

Dukungan Dana TKD Sangat Membantu

Sebarkan artikel ini
PENGELOLAAN SAMPAH— Pemko Solok memanfaatkan Dana Transfer ke Daerah (TKD) untuk pengelolaan sampah.

SOLOK, METRO— Sepertinya Pemerintah Kota Solok (Pemko) juga memanfaatkan Dana Transfer ke Daerah (TKD) untuk pengelolaan sampah dengan dalih memperkuat pela­yanan dasar masyarakat.  Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah B3 dan Peningkatan Kapasitas Dinas PerkimLH Kota Solok, Hendrapilo, mengatakan dukungan dana TKD sangat membantu pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan armada dan sarana pengangkutan sampah

Dukungan anggaran tersebut diarahkan pada tiga bidang strategis, yakni pengelolaan sampah, limbah B3 dan peningkatan kapasitas; peningkatan prasarana, sarana dan utilitas umum (PSU); serta bidang perumahan dan kawasan permukiman.

Pada bidang Pengelolaan Sam­pah, Limbah B3 dan Peningkatan Kapasitas, Dana TKD yang dialokasikan mencapai Rp16,23 miliar. Anggaran tersebut digunakan untuk pengadaan berbagai sarana dan prasarana persampahan, meliputi tiga unit dump truck, satu unit amrol, satu unit backhoe loader, 100 unit Krisbow, 60 unit tempat sampah lima warna, serta 13 unit kendaraan roda tiga.

Baca Juga  Sumarak Anak Nagari Kota Solok, Wadah Bagi Pelaku Seni untuk Berkreasi

Pengadaan sarana tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat sistem pelayanan persampahan, termasuk mengantisipasi perubahan lokasi pembuangan akhir sampah yang direncanakan mulai 2027. “Dana TKD ini sangat membantu untuk membeli unit kendaraan yang diperlukan, termasuk untuk peremajaan kendaraan. Ini menjadi kebutuhan penting karena ke depan pembuangan akhir sampah akan diarahkan ke TPA Aia Dingin di Kota Padang,” ujar Hendrapilo.

Menurut Hendrapilo, perubahan lokasi pembuangan akhir akan berdampak terhadap kebutuhan operasional pengangkutan sampah. Jarak tempuh yang lebih jauh membutuhkan dukungan armada yang memadai agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.

Selain pengadaan armada, pemerintah daerah juga telah mempersiapkan pembiayaan pengangkutan sampah ke lokasi pembuangan akhir. Biaya pembuangan atau pengangkutan sampah diperkirakan mencapai Rp100 ribu per ton. “Dana yang digunakan untuk pengadaan ini murni berasal dari dana TKD. Untuk keberlanjutan pembayaran pengelolaan sampah pada tahun berikutnya, sudah kami anggarkan dalam DPA 2027,” jelasnya.

Baca Juga  Pemkab Solsel-BBTNKS Tandatangani Kerja Sama, Tingkatkan Jalan Teluk Air Putih-Simpang PB 

Sementara itu, Dana TKD pada bidang Peningkatan Prasarana, Sarana dan Utilitas Umum (PSU) mencapai Rp855,89 juta. Anggaran tersebut diarahkan untuk pembangunan dan peningkatan drainase serta jalan lingkungan di kawasan perumahan dan permukiman masyarakat. Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas lingkungan permukiman sekaligus memperbaiki aksesibilitas masyarakat. “Dalam pelaksanaannya terdapat 29 paket pekerjaan. Sebanyak empat paket telah berjalan dan selesai, sedangkan 25 paket lainnya masih dalam tahap menunggu dan belum diproses,” jelasnya. (vko)