METRO PESISIR

Bupati Padangpariaman Apresiasi Semangat Gontong Royong

×

Bupati Padangpariaman Apresiasi Semangat Gontong Royong

Sebarkan artikel ini
PERINGATAN MAULID NABI— Bupati Padangpariaman John Kenedy Azis saat menghadiri acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

PDG.PARIAMAN, METRO–Setelah diawali dengan prosesi malamang sebagai simbol pelestarian adat dan budaya, kemarin, rang­kaian hari kedua Padangpariaman Mauluik Gadang 2026 dilanjutkan dengan Tabligh Akbar di Masjid Raya IKK Ali Mukhni, Parit Malintang. Ribuan masyarakat memadati kawasan masjid untuk mengikuti tausiah sekaligus memperingati Maulid Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam dalam suasana yang penuh khidmat. Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Padangpariaman John Ke­nedy Azis, Wakil Bupati Padangpariaman Rahmat Hidayat, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Hendra Aswara, para staf ahli dan asisten, kepala perangkat daerah, Ketua TP-PKK Ny. Nita Christanti Azis, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Renny Hendra As­wara, serta tamu undangan lainnya.

Tabligh Akbar menghadirkan dua penceramah, yakni H. Ilyas, Tk. Bagindo dan Dr. Yasmansyah, S.Ag., M.Pd., yang menyampaikan tausiah tentang keteladanan Rasulullah SAW serta pentingnya menjaga persatuan, memperkuat ukhuwah, dan mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.

Bupati Padangpariaman John Kenedy Azis me­negaskan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wa­sallam bukan sekadar a­genda seremonial yang dilaksanakan setiap tahun. Lebih dari itu, Maulid Nabi menjadi momentum untuk kembali mengenang, mem­­pelajari, dan mene­ladani akhlak serta perjuangan Rasulullah SAW.

Baca Juga  TK PAUD Habibi Ikuti PKL

”Rasulullah adalah teladan terbaik dalam kehidupan. Beliau mengajarkan kepada kita tentang kejujuran, kesabaran, kasih sa­yang, persaudaraan, ke­pedulian kepada sesama, serta pentingnya menjaga persatuan. Nilai-nilai inilah yang harus terus kita hidupkan dalam kehidupan bermasyarakat,” demikian pesan Bupati.

Bupati juga menyampaikan bahwa Mauluik Gadang kini telah berkembang menjadi perayaan yang lebih luas tanpa meninggalkan nilai-nilai sakral yang selama ini hidup di surau dan masjid-masjid kampung. Untuk kedua kalinya, Pemerintah Kabupaten Pa­dang­pariaman bersama ma­syarakat menggelar Mau­luik Gadang dalam skala kabupaten sebagai upaya memperkuat syiar Islam sekaligus melestarikan tradisi yang menjadi identitas daerah. Bupati juga mengapresiasi tingginya sema­ngat gotong royong ma­sya­rakat dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Beragam rangkaian acara telah disiapkan, mulai dari Pembacaan Syarafal Anam, Tradisi Badikie, Tabligh Akbar, Shalawat Dulang, Malamang, Makan Bajamba hingga Badoncek. Seluruh rangkaian itu, menurutnya, tidak hanya menjadi hiburan dan tradisi semata, tetapi juga menjadi media dakwah, pen­didikan karakter, serta penguatan nilai-nilai kebersamaan.

Baca Juga  Pemkab Berikan Bantuan Rumah Korban Tertimpa Pohon

Sementara itu, Ketua Pelaksana Padangpariaman Mauluik Gadang 2026, Azwarman, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi Pemerintah Kabupaten Padangpariaman da­lam mengembangkan pariwisata berbasis budaya dan religi. Selain men­jaga kelestarian tradisi, penyelenggaraan Mauluik Gadang juga diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan UMKM, pelaku seni, dan kuliner lokal.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat menjadikan Mauluik Gadang sebagai momentum untuk memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus mempererat uk­huwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah insaniyah. Melalui rangkaian kegiatan yang memadukan syiar Islam, pelestarian budaya, dan semangat gotong royong, Padangpariaman Mauluik Gadang 2026 diharapkan tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat identitas daerah, mempererat persauda­raan, serta mewariskan nilai-nilai luhur kepada generasi mendatang. (efa)