METRO SUMBAR

Bentuk Kepedulian Nyata Kalangan Siber Kampus

×

Bentuk Kepedulian Nyata Kalangan Siber Kampus

Sebarkan artikel ini
FOTO BERSAMA—Kapolres Tanahdatar AKBP DR Nur Ichsan Dwi Septianto foto bersama.

TANAHDATAR, METRO–Mahasiswa UIN Mahmud Yunus Batusangkar sukses meng­gelar Dialog Edukatif bertajuk “Babaliak Ka Surau: Benteng Generasi Muda dari Terdampak Narkoba dan Perilaku Menyimpang” pada Rabu (17/6) lalu. Kegiatan ini lahir sebagai bentuk kepedulian nyata dari kalangan siber kampus terhadap tantangan sosial yang kian kompleks.

Generasi muda saat ini dihadapkan pada ancaman nyata berupa maraknya penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang. Melalui forum ini, mahasiswa bergerak aktif untuk menyuarakan keresahan sekaligus mencari jalan keluar konstruktif demi menyelamatkan masa depan daerah.

Kondisi sosiologis remaja yang rentan terhadap gesekan lingkungan menjadi alasan utama diangkatnya tema keagamaan ini. Berbagai perilaku menyimpang yang semakin meng­khawatirkan dinilai perlu diredam dengan mengembalikan fungsi institusi lokal sebagai pusat kendali moral.

Guna mengupas tuntas persoalan tersebut, panitia menghadirkan Kapolres Tanah Datar selaku narasumber utama da­lam dialog. Aparat penegak hukum tersebut memaparkan data aktual mengenai peta kerawanan dan modus operandi peredaran narkoba yang menyasar usia produktif.

Baca Juga  Jelang Ramadhan 1445 Tiba, Dragon Tennis Club Gelar Tennis Turnament Executive Akhir Pekan Mendatang

Dalam pemaparannya, Ka­polres juga menekankan pentingnya strategi pencegahan dini yang terukur dari pihak kepolisian. Namun, korps baju cokelat tersebut menegaskan bahwa pemberantasan barang haram tidak akan optimal tanpa adanya keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.

Keberhasilan acara ini tidak lepas dari kolaborasi apik antara mahasiswa dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Tanah Datar. Sinergi ini memperkuat gaung pesan yang ingin disampaikan agar tidak hanya berputar di dalam lingkungan kampus saja.

Kepala Dinas Kominfo Tanah Datar turut hadir secara langsung di lokasi acara sebagai salah satu bintang tamu kehormatan. Dalam penyampaiannya, beliau menyoroti peran strategis teknologi dan keterbukaan informasi dalam membentuk pola pikir masyarakat modern.

Dinas Kominfo mengajak peserta untuk lebih bijak memanfaatkan media digital sebagai sarana edukasi massal. Media sosial harus diisi dengan konten edukatif dan penyebaran nilai-nilai positif demi me­nang­kal doktrin negatif siber yang merusak moral.

Dukungan internal lembaga kampus diperkuat oleh kehadiran perwakilan Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) UIN Mah­­mud Yunus Batusangkar. Kehadiran organisasi intra kampus ini menegaskan komitmen kolektif mahasiswa dalam mengawal isu-isu sosial di daerah mereka.

Baca Juga  Bupati Pimpin Rapat Anugrah Parahita Ekapraya

DEMA menyatakan siap meluncurkan berbagai program lanjutan berbasis edukatif, sosial, dan keagamaan pasca-dialog ini. Gerakan moral tersebut nantinya akan mengintegrasikan peran mahasiswa dan ma­sya­rakat luas secara berkesinambungan demi penguatan karakter pemuda.

Gerakan “Babaliak Ka Su­rau” yang digaungkan bukan sekadar jargon tanpa makna atau ajakan seremonial memakmurkan tempat ibadah semata. Konsep ini menawarkan revitalisasi fungsi surau sebagai pusat pendidikan karakter, pembinaan akhlak, dan benteng sosial khas Minangkabau.

Masyarakat diajak menyadari bahwa tanggung jawab menjaga moral generasi muda berada di pundak bersama, mulai dari keluarga hingga pemerintah. Disiarkan langsung lewat Radio Luhak Nan Tuo, dialog ini diharapkan menjadi pemantik lahirnya generasi ber­kualitas yang memegang teguh filosofi Adat Basandi Syarak, Sya­rak Basandi Kitabullah. (ant)