AGAM/BUKITTINGGI

Baznas dan Pemkot Bukittinggi Salurkan Infak Bencana NTT

×

Baznas dan Pemkot Bukittinggi Salurkan Infak Bencana NTT

Sebarkan artikel ini
DISTRIBUSIKAN INFAQ— Pemko bersama Baznas Bukittinggi dan Kementerian Agama (Kemenag) mendistribusikan zakat ke mustahik dan pendistribusian infak bencana gempa Nusa Tenggara Timur (NTT).

BUKITTINGGI, METROPemerintah Kota Bukittinggi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan Kementerian Agama (Kemenag) mendistribusikan zakat ke mustahik dan pendistribusian infak bencana gempa Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Baznas berhasil mengumpulkan infak sebesar Rp10 juta bagi masyarakat terdampak bencana di Nu­sa Tenggara Timur,” kata Ke­tua Baznas Kota Bu­kitt­ingg­i, Yandri Gusdianto, Senin (24/8).

Bantuan awal ini diha­rap­kan mampu meringan­kan beban bagi masya­ra­kat NTT yang terdampak ben­cana gempa bermagnitudo 7,7 yang terjadi per­te­ngahan Agustus.

Penggalangan bantuan NTT dilakukan langsung oleh petugas Baznas dengan mengunjungi pasar dan keramaian serta mas­jid dan mushala di Bukittinggi.

“Lokasi penggalangan na­na dari Baznas untuk NTT itu antaranya di Pasar Aur Ku­ning, Pasar Bawah, Pasar Atas, Lapangan Kantin, mas­jid hingga persimpangan lam­pu merah,” kata Yandri.

Baca Juga  Bupati Harap PKH Lebih Baik dan Berdampak Nyata

Selain Infak NTT, Baznas juga menyalurkan za­kat melalui sejumlah program bantuan Rumah Ti­dak Layak Huni (RTLH).

Bantuan itu dikumpulkan melalui program Bukittinggi Peduli untuk tiga mustahik bekolaborasi de­ngan Baznas Sumatra Barat sebesar Rp75 juta.

Program Bukittinggi Cer­d­as untuk delapan penerima beasiswa kaderisasi ulama ke Timur Tengah sebesar Rp64 juta, serta Program Bukittinggi Makmur bagi 48 mustahik binaan Kemenag sebesar Rp111,977 juta.

Kepala Kemenag Kota Bukittinggi, Irwan, menyampaikan, apresiasi kepada Pemerintah Kota Bukittinggi dan BAZNAS atas komitmen dalam membantu masyarakat melalui pe­nya­luran zakat.

“Bantuan usaha tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya sebagai stimulus untuk me­ngem­bangkan usaha dan meningkatkan perekonomian penerima,” katanya.

Baca Juga  Petugas KPPS Berikan Pelayanan Terbaik untuk Pemilih

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Bukittinggi, Rismal Hadi, menyampaikan, penyaluran zakat melalui Baznas merupakan bentuk transparansi dan pertanggungjawaban kepada para muzakki dan masyarakat.

Ia mengapresiasi pe­nya­­luran zakat yang men­ca­kup bantuan modal usaha, ru­mah tidak layak huni, pendi­dikan, serta infak bagi ma­syarakat terdampak ben­­­cana.

“Bantuan yang diberikan agar betul-betul dimanfaatkan dan dikelola dengan baik, sehingga dapat memberikan manfaat dan meningkatkan kesejahteraan penerima,” kata Rismal.

Ke depan, diharapkan para penerima bantuan dapat mandiri dan turut membantu masyarakat lainnya.

“Dan juga kepada para korban di NTT semoga diberikan ketabahan dan infak yang disalurkan dapat meringankan beban bagi mereka,” ujarnya. (pry)