BERITA UTAMA

Motif Pembunuhan Lansia di Rumbai Pekanbaru, Pelaku Sakit Hati Sering Dimarahi dan Dimaki saat jadi Menantu

×

Motif Pembunuhan Lansia di Rumbai Pekanbaru, Pelaku Sakit Hati Sering Dimarahi dan Dimaki saat jadi Menantu

Sebarkan artikel ini
PELAKU UTAMA— Mantan menantu korban pembunuhan lansia di Rumbai, Pekanbaru, Riau, diduga jadi dalang pencurian yang berujung pembunuhan.

PEKANBARU, METROAparat kepolisian menetapkan empat orang sebagai tersangka kasus dugaan pembunuhan terhadap seorang lanjut usia (lansia) Dumaris Deniwati Boru Sitio, 60, di Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau. Menantu korban, AF, diduga menjadi otak pembunuhan secara keji tersebut.

Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Muharman Arta, menjelaskan bahwa pelaku berinial AF diduga merasa sakit hati. Rasa kecewa itu terjadi saat pelaku masih menjadi me­nantu dan ting­gal bersama korban.

“Hasil pemeriksaan se­malam, motif pelaku ada­lah sakit hati dengan ala­san saat menjadi menantu dan tinggal bersama kor­ban, pelaku sering dimaki dan dimarahi. Ini penga­kuan tersangka,” kata Mu­harman Arta kepada war­tawan, Minggu (3/5).

Rasa sakit hati itu be­r­ujung pada motif pelaku ingin mengambil atau me­lakukan pencurian terha­dap barang-barang milik korban.

“Motif ekonomi ingin menguasai harta korban,” tegasnya.

Selain AF (pe­rempuan), aparat kepolisian juga me­netapkan tiga teduga pe­laku lainnya sebagai ter­sangka. Mereka yakni, RS (pria), DN (perempuan), dan HS (pria).

Baca Juga  Ngeri! Sopir Terlindas Truk Sendiri, Kepala Pecah dan Tewas di Tempat, Korban Terlempar ke Luar Gegara Pengunci Kabin Lepas

Keempat pelaku di­tang­kap di lokasi berbeda. Dua orang diamankan di Aceh Tengah, Provinsi Aceh, sementara dua lain­nya ditangkap di Kota Bin­jai, Sumatera Utara.

Akibat perbuatannya, keempat tersangka di­sang­kakan melanggar Pasal 459 dan atau 458 ayat 3, dan atau Pasal 479 dengan ancaman maksimal hu­ku­man mati. (jpg)