PADANG, METRO –Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Partai Hanura se-Kota Padang menggelar rapat konsolidasi sekaligus persiapan Musyawarah Cabang (Muscab), Rabu (29/4), di Restoran Suaso. Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk memperkuat soliditas internal partai menjelang agenda penting organisasi.
Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPC Partai Hanura Kota Padang, Eka Fajri, menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader yang hadir dalam konsolidasi tersebut. Ia menegaskan pentingnya peran Kota Padang sebagai barometer politik di Sumatera Barat.
“Pesan dari Ketua DPD Partai Hanura Sumbar, Sumbar bisa menjadi sentral di Sumatera Barat karena Kota Padang sebagai ibu kota provinsi. Semua kader dan pengurus berharap DPC Partai Hanura Kota Padang bisa menjadi pilot project bagi DPC lainnya di Sumbar,” ujarnya.
Eka Fajri berharap pertemuan ini menjadi titik awal perubahan bagi DPC Hanura Kota Padang ke depan. Ia juga memastikan bahwa Musyawarah Cabang akan segera digelar dalam waktu dekat.
“Dalam rangka persiapan Musyawarah Cabang Partai Hanura Kota Padang, insya Allah akan dilaksanakan pada 6 Mei mendatang di Truntum Hotel,” jelasnya.
Dalam rapat tersebut, sebanyak 11 PAC Partai Hanura se-Kota Padang turut ambil bagian. Forum juga menetapkan susunan Steering Committee (SC) dan Organizing Committee (OC) untuk menyukseskan pelaksanaan Muscab. Azirwan ditunjuk sebagai Ketua SC, sementara Muhammad Yusrizal dipercaya sebagai Ketua OC.
Eka Fajri juga mengungkapkan bahwa calon ketua DPC telah mengantongi surat mandat dari Ketua Umum Oesman Sapta Odang dan Sekretaris Jenderal Benny Rhamdani, serta rekomendasi dari DPP Partai Hanura.
Selain itu, DPC Partai Hanura Kota Padang mulai mempersiapkan diri menghadapi Pemilu 2029 dengan target ambisius. Partai menargetkan perolehan lima kursi di DPRD Kota Padang serta berencana mengusung calon wali kota.
Sementara itu, Sekretaris DPC Partai Hanura Kota Padang, Azirwan, mengakui masih adanya sejumlah kekurangan dalam struktur organisasi, termasuk belum tersedianya kantor tetap. Meski demikian, ia memastikan seluruh PAC di 11 kecamatan masih aktif.
“Sekarang sudah tahun 2026, berdasarkan aturan KPU kita harus menyiapkan kantor, kepengurusan SK, kader, hingga saksi. Jadi semua aspek teknis harus segera dilengkapi agar kita benar-benar siap mengikuti pemilu dan meraih kursi di DPRD Kota Padang,” terangnya.
Rapat konsolidasi ini diharapkan menjadi fondasi awal bagi penguatan organisasi Partai Hanura di Kota Padang dalam menghadapi agenda politik ke depan. (ped)





