AGAM/BUKITTINGGI

Kagumi Jam Gadang, Menpar Siap Dorong Promosi Hingga Internasional

×

Kagumi Jam Gadang, Menpar Siap Dorong Promosi Hingga Internasional

Sebarkan artikel ini
DISAMBUT— Menpar, Widiyanti Putri Wardhana, disambut Wako Ramlan Nurmatias saat melakukan kunjungan ke Kota Bukittinggi.

BUKITTINGGI, METRO–Jam Gadang terus menegaskan posisinya sebagai ikon bersejarah di Kota Bukittinggi. Bangunan yang telah melewati masa kolonial Belanda, pendudukan Jepang, hingga era kemerdekaan ini kini genap berusia satu abad, dengan ciri khas atap gonjong menyerupai Rumah Gadang yang menjadi daya tarik tersendiri.

Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, mengungkapkan kekagumannya terhadap nilai historis dan keunikan Jam Gadang. Ia menilai, keberadaan ikon tersebut menjadi potensi besar untuk terus dikembangkan sebagai destinasi unggulan.

“Kami sangat senang bisa hadir ke sini, karena Jam Gadang ini sangat ikonik dan punya nilai historis yang tinggi. Tahun ini juga genap 100 tahun. Kami di Kementerian mendukung kegiatan yang akan diselenggarakan, termasuk rencana event pada bulan Juni mendatang. Fokus kami saat ini adalah membantu dari sisi promosi, penyelenggaraan event, serta mendorong paket wisata agar bisa dipasarkan hingga ke expo internasional. Kami juga datang untuk mendata dan menyusun strategi agar destinasi seperti Bukittinggi bisa semakin dikenal di mata internasional,” ujarnya.

Baca Juga  Penyelamatan Danau Maninjau, Kemenko Marves Harapkan jadi Prioritas Utama

Sementara itu, Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, menyebut Bukittinggi memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata sejarah. Menurutnya, kota ini memiliki peran penting sebagai pusat pemerintahan pada berbagai periode, mulai dari masa kolonial Belanda, pendudukan Jepang, hingga era Pemerintahan Darurat Republik Indonesia.

“Dalam upaya menuju penga­kuan internasional, pemerintah juga tengah mempersiapkan langkah pengusulan ke UNESCO. Momentum 100 tahun Jam Gadang dimanfaatkan untuk melengkapi dokumen pendukung. Saat ini, pengusulan dilakukan secara bertahap, mencakup sejumlah kawasan seperti Silokek, Geopark Silokek, dan Geopark Sianok Maninjau, dengan target pengakuan dari tingkat nasional hingga internasional,” ungkapnya.

Baca Juga  Komnas HAM Inisiasi Kota Pariwisata Inklusif "Terjangkau dan Bermanfaat bagi Penikmatnya"

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menilai kunjungan Menteri Pariwisata menjadi momentum penting dalam mempersiapkan peringatan 100 tahun Jam Gadang. Ia menyebut kunjungan tersebut merupakan yang pertama ke Sumatera Barat dan dimanfaatkan untuk meninjau langsung kesiapan daerah.

“Alhamdulillah kunjungan ini langsung ke Bukittinggi. Momentum ini kita manfaatkan untuk mempersiapkan 100 tahun Jam Gadang dan beliau mendukung penuh kegiatan ini, termasuk rencana seminar internasional dengan menghadirkan tokoh-tokoh penting,” ujarnya.

Pemerintah Kota Bukittinggi juga menargetkan promosi pariwisata hingga ke tingkat global melalui berbagai agenda, termasuk seminar internasional yang akan menghadirkan tokoh nasional seperti Hamengkubuwono X dan Ahmad Syafii Maarif.

Sinergi lintas sektor pun akan diperkuat guna meningkatkan kualitas pariwisata, sehingga Bukittinggi semakin dikenal sebagai kota wisata sejarah di kancah internasional. (pry)