SIJUNJUNG, METRO–Pemkab Sijunjung menggelar audiensi bersama Pemprov Sumbar guna mempersiapkan penilaian Geopark Ranah Minang Silokek oleh UNESCO Global Geopark (UGG) yang akan digelar pada bulan Agustus mendatang.
Audiensi startegis itu dipimpin langsung oleh Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah dan Bupati Sijunjung Benny Dwifa serta diikuti oleh jajaran Pemprov Sumbar hingga OPD di lingkup Pemkab Sijunjung.
Geopark Ranah Minang Silokek merupakan konsep pembangunan Kabupaten Sijunjung, salah satu upaya transformasi yang bergerak ke arah pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Melalui visi Geopark Ranah Minang Silokek, yang terintegrasi dalam RPJMD, pemerintah daerah berkomitmen mengalihkan ketergantungan ekonomi dari sektor ekstraktif menuju pengelolaan potensi ramah lingkungan, seperti hilirisasi komoditi hingga potensi sumber daya alam yang ada.
Pembahasan bersama Pemprov tersebut sebagai langkah mensinergikan komitmen Pemerintah Pusat, Provinsi, dan Kabupaten dalam mempersiapkan Geopark Ranah Minang Silokek menghadapi penilaian UNESCO Global Geopark (UGG).
Penilaian dari UNESCO merupakan salah satu target yang hendak dicapai Kabupaten Sijunjung agar Geopark Silokek diakui sebagai warisan dunia.
Bupati Benny Dwifa menyampaikan, fokus utama yang ditekankan adalah komitmen kolektif dalam menjaga kelestarian lingkungan, menyamakan persepsi serta hal-hal yang perlu dipersiapkan demi menjaga nama Sumbar, khususnya Sijunjung di mata dunia internasional.
“Dengan dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi yang akan segera menggelar rapat koordinasi lintas sektoral, Geopark Silokek bukan sekadar tentang destinasi, melainkan simbol pembangunan Kabupaten Sijunjung secara utuh yang inovatif dan kolaboratif,” tutur Bupati Sijunjung.
Dikatakan, untuk bisa proses sejauh ini (penilaian Unesco) Pemkab Sijunjung telah melalui rangkaian program pembangunan agar Geopark Silokek bisa mengapung dan dilirik dunia.
“Geopark Silokek bukan hanya sekedar destinasi. Tapi ini konsep pembangunan Kabupaten Sijunjung, menjadi ikon daerah. Bahkan konsep ini tertuang ke dalam RPJMD Sijunjung,” ungkapnya.
Pihaknya berharap seluruh pihak bekerjasama dan mendukung hingga suksesnya penilaian Geopark Silokek oleh Unesco dan diakui sebagai warisan dunia. (ndo)





