METRO PADANG

Srikandi Embarkasi Pimpin Kloter hingga Manjakan Jemaah Lansia di Tanah Suci

×

Srikandi Embarkasi Pimpin Kloter hingga Manjakan Jemaah Lansia di Tanah Suci

Sebarkan artikel ini
KETUA KLOTER PEREMPUAN— Di Embarkasi Padang, peran perempuan tidak hanya sebagai pelengkap, tetapi menempati posisi strategis dalam pelayanan. Ketua Kloter 3, Leni Marlina mengaku memiliki kedekatan emosional saat melayani jemaah, khususnya lansia.

PADANG, METROKeterlibatan petugas perempuan dalam penyelenggaraan ibadah haji di Embarkasi Padang terus diperkuat. Langkah ini dilakukan seiring dominasi jemaah perempuan, sekaligus mendukung layanan haji yang ramah lansia, ramah disabilitas, dan ramah perempuan.

Di Embarkasi Padang, peran perempuan tidak hanya sebagai pelengkap, tetapi menempati posisi strategis dalam pelayanan. Sejumlah kloter bahkan dipimpin langsung oleh perempuan sebagai ketua kloter, didukung pembim­bing ibadah perempuan serta tenaga kesehatan perempuan.

Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Barat, M. Rifki, menyebutkan terdapat tiga kloter di Embarkasi Padang yang dipimpin langsung oleh perempuan.

“Selain ketua kloter perempuan, pembimbing ibadah dan tenaga kesehatan perempuan juga cukup banyak terlibat dalam pelayanan,” ujar Rifki, Senin (27/4).

Menurutnya, kondisi ini berbanding lurus dengan komposisi jemaah yang sebagian besar merupakan perempuan, sehingga membutuhkan pendekatan pelayanan yang lebih adaptif.

Baca Juga  PT Semen Padang Perkuat Penanganan Pascabencana di Batu Busuk, Alat Berat Bekerja Dua Minggu Tanpa Henti, Fokus Pulihkan Drainase dan Tanggul Sungai

“Sebagian besar jemaah kita adalah perempuan. Karena itu, kehadiran petugas perempuan menjadi penting untuk memastikan pelayanan berjalan optimal dan sesuai kebutuhan,” katanya.

Rifki menambahkan, kehadiran petugas perempuan juga memberikan kenyamanan tersendiri, terutama dalam pendam­pingan jemaah lansia dan jemaah dengan kebutuhan khusus.

“Ini bagian dari komitmen kita menghadirkan layanan yang inklusif,” ujarnya.

Penguatan peran perempuan ini turut dirasakan langsung, Ketua Kloter 3, Leni Marlina. Ia mengaku memiliki kedekatan emosional saat melayani jemaah, khususnya lansia.

“Sesuai motto haji ramah lansia, saya sebagai ketua kloter perempuan merasa terpanggil untuk melayani jemaah lansia, karena mereka sangat membutuhkan pendam­pingan,” ujar Leni.

Ia menyebut, komposisi jemaah perempuan yang lebih banyak dalam kloter 3 turut mempermudah proses pendekatan pelayanan. “Jemaah perempuan di kloter kami le­bih banyak. Kami merasa bangga dan senang bisa melayani mereka, apalagi lansia yang kami anggap seperti orang tua sendiri,” katanya.

Baca Juga  2022, DWP Diskominfo Kota Padang Fokus pada Program Kemanusiaan

Menurut Leni, pendekatan yang dibangun antara petugas dan jemaah berjalan dengan baik, bahkan tanpa kendala berarti. “Pelayanan kepada jemaah perempuan tidak ada kendala, justru lebih terintegrasi karena ada kedekatan emosional. Mereka menganggap kami sebagai anak, dan kami menganggap mereka sebagai orang tua,” ujarnya.

Dengan keterlibatan aktif petugas perempuan di berbagai lini layanan, diharapkan penyelenggaraan ibadah haji di Embarkasi Padang semakin responsif terhadap kebutuhan jemaah.

Komitmen ini sekaligus memperkuat upaya menghadirkan pelayanan yang aman, nyaman, dan inklusif bagi seluruh jemaah, khususnya perempuan dan lansia. (*)