BERITA UTAMA

Diduga Gegara Korsleting Listrik, Rumah Milik Jumiran, dan Rama Geni Hangus Terbakar

×

Diduga Gegara Korsleting Listrik, Rumah Milik Jumiran, dan Rama Geni Hangus Terbakar

Sebarkan artikel ini
KEBAKARAN— Dua rumah terbakar di Dusun Kampung Baru, Desa Santur, Kecamatan Barangin, Kota Sawahlunto.

SAWAHLUNTO, METRODua rumah hunian di Dusun Kampung Baru, Desa Santur, Kecamatan Barangin, Kota Sawahlunto, ludes dilalap si jago merah pada Senin malam (20/4) sekitar pukul 22.00 WIB.  Kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik setelah terdengar ledakan dari loteng salah satu rumah.

Beruntung musibah ini tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, kebakaran ini menghanguskan rumah milik Jumiran (80) dan Ra­ma Geni (39) berikut dengan perabotannya hingga mengakibatkan kerugian ratusan juta rupiah.

Kapolres Sawahlunto AKBP Simon Yana, membenarkan peristiwa kebakaran tersebut. Ia mengatakan pihaknya menerima laporan dari warga sekitar pukul 22.00 WIB dan segera berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Sawahlunto.

“Benar, tim kami menerima laporan dari warga sekitar pukul 22.00 WIB. Kami langsung menghu­bungi Damkar Kota Sawah­lunto. Selanjutnya personel kami bersama Damkar dan warga sekitar bahu-membahu melakukan pemadaman agar api tidak merembet ke rumah di sekitarnya. Kebakaran ini menghanguskan dua unit rumah warga,” ungkap AKBP Simon, Selasa (21/4).

Baca Juga  Warga Padang Patuhi Imbauan Social Distancing

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi kejadian, kata AKBP Simon, awalnya terdengar suara letusan dari loteng rumah milik Jumiran (80) sekitar pukul 22.00 WIB. Tidak lama kemudian muncul percikan api yang dengan cepat membesar.

“Melihat kobaran api mulai membesar, Jumiran bersama keluarganya segera keluar rumah dan me­nye­lamatkan diri ke rumah kerabat yang tidak jauh dari lokasi kejadian. Api kemudian dengan cepat melahap rumah tersebut dan merembet ke rumah milik Rama Geni (39) yang berada di sebelahnya,” jelas dia.

Baca Juga  Dijebak, Bandar Ganja Diciduk

AKBP Simon memastikan bahwa dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa. Namun kerugian materiil masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait.

“Untuk korban jiwa Alhamdulillah tidak ada. Sementara kerugian materiil belum bisa dipastikan dan masih dalam proses pe­nye­lidikan lebih lanjut,” tambahnya.

Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 23.50 WIB. Setelah itu, petugas Damkar melakukan proses pendinginan di sekitar lokasi kejadian guna memastikan api benar-benar padam.

“Hasil penyelidikan sementara menunjukkan bah­wa kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting arus listrik. Saat ini area lokasi kejadian telah dipasang garis polisi (police line) guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut,” tutupnya. (pin)