PDG. PARIAMAN, METRO —Liburan keluarga berujung duka. Seorang bocah laki-laki berusia 5 tahun tewas tenggelam di Kolam Pemandian Astoria Park, Korong Pauh, Nagari Sicincin, Kecamatan 2×11 Enam Lingkung, Kabupaten Padangpariaman, pada Sabtu (11/7) sekitar pukul 16.00 WIB.
Insiden itu sontak membuat heboh pengunjung maupun pengelola pemandian. Korban berinsial ZAF yang beralamat di Alai Galombang, Kota Pariaman, langsung dilarikan ke Puskesmas Sicincin untuk mendapatkan pertolongan medis. Sayangnya, nyawa korban tak dapat diselamatkan hingga dinyatakan meninggal dunia.
Pascainsiden nahas itu, Polisi dari Polsek 2×11 Enam Lingkung dan Polres Padangpariaman langsung mendatangi Kolam Pemandian Astoria Park untuk melakukan olah TKP dan memasang police line untuk kepentingan penyelidikan. Sedangkan jenazah korban diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan di kampung halamannya.
Kapolsek 2×11 Enam Lingkung, Iptu Deni Kurniawan menyampaikan, peristiwa bermula saat korban bersama keluarganya tengah berkunjung ke objek wisata pemandian tersebut. Korban diketahui berenang di kolam dengan kedalaman sekitar 120 CM.
“Di saat yang sama, orang tua korban sedang mendampingi adiknya yang masih balita di kolam anak yang berkedalaman 40 CM. Orang tua korban sempat meminta kakak korban untuk ikut mengawasi pergerakan sang adik di kolam sedalam 1,2 Meter tersebut,” kata Iptu Deni kepada wartawan, Minggu ( 12/7).
Ditambahkan Iptu Deni, berselang beberapa saat, kakak korban kehilangan pantauan dan menyadari korban sudah tidak terlihat lagi di permukaan air. Kakak korban pun langsung melapor ke orang tuanya. Korban akhirnya ditemukan oleh pengunjung lain di dasar kolam dalam kondisi tidak sadarkan diri.
“Sejumlah pengunjung sempat memberikan pertolongan pertama berupa resusitasi jantung paru atau CPR (Cardiopulmonary Resuscitation) dengan metode kompresi dada. Namun korban tetap tidak sadarkan diri,” ungkap Iptu Deni.
Iptu Deni menuturkan, pihak pengelola Astoria Park langsung melarikan korban ke Puskesmas Sicincin menggunakan kendaraan operasional. Namun malang, sesampainya di Puskesmas, petugas kesehatan menyatakan bahwa nyawa korban sudah tidak tertolong lagi.
“Mendapat laporan warga, petugas piket SPKT Polsek 2×11 Enam Lingkung bersama Pamapta Polres Padang Pariaman langsung bergerak cepat mendatangi lokasi kejadian pada pukul 16.15 WIB,” ujar dia.
Iptu Deni menambahkan, pihaknya sudah melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta memasang garis polisi (police line) di sekitar area kolam tempat korban tenggelam untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut mengenai standar keamanan di lokasi tersebut.
“Dua orang warga yang berada di lokasi juga telah dimintai keterangan sebagai saksi mata. Sekitar pukul 16.30 WIB, jenazah bocah malang tersebut langsung dibawa oleh pihak keluarga ke rumah duka di Alai Galombang, Kota Pariaman, untuk disemayamkan dan dimakamkan di pemakaman keluarga,” kata dia.
Menutur Iptu Deni, pihak keluarga menyatakan telah mengikhlaskan kepergian korban dan menganggap kejadian ini sebagai musibah murni. Mereka juga secara resmi menolak dilakukan tindakan autopsi terhadap jenazah korban yang ditegaskan melalui surat pernyataan tertulis di hadapan petugas. (ozi)






