BERITA UTAMA

Aliansi Masyarakat Sumbar Menggugat Geruduk Polda Sumbar, Desak Pemberantasan Tambang Ilegal dan Usut Tuntas Pabrik Narkoba

×

Aliansi Masyarakat Sumbar Menggugat Geruduk Polda Sumbar, Desak Pemberantasan Tambang Ilegal dan Usut Tuntas Pabrik Narkoba

Sebarkan artikel ini
DEMO— Massa Aliansi Masyarakat Sumatera Barat Menggugat melakukan aksi unjuk rasa di depan Mapolda Sumbar.

PADANG, METROPuluhan massa dari Him­punan Mahasiswa Islam (HMI), Pergerakan Maha­sis­wa Islam Indonesia (PMII), Gerakan Mahasiswa Na­sio­nal Indonesia (GMNI) dan Satuan Siswa, Pelajar, dan Mahasiswa (Sapma) yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Sumatera Barat Menggugat menggelar aksi unjuk rasa di depan Markas Polda Sumbar, Senin sore (29/6).

Mereka berkumpul di depan Mapolda Sumbar sekitar pukul 15.40 WIB setelah bergerak dari kawa­san Kantor Gubernur Sumbar menggunakan sebuah mobil komando. Menggelar orasi secara bergantian. Mereka juga membentangkan sejumlah spanduk dan poster bertuliskan “Eva­­luasi Total Polda Sumbar”, “Polda Busuk”, serta berbagai tuntutan lainnya yang berkaitan dengan penegakan hukum di Sumbar.

Dalam aksi tersebut, massa sempat membakar ban bekas di tengah jalan sebagai bentuk protes. Namun, Polisi yang mengamankan aksi unjuk rasa ter­sebut, meminta agar api segera dipadamkan karena pembakaran ban tidak diperbolehkan dan berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Baca Juga  Rumah Milik Pensiunan Kantor Pos Terbakar di Jalan Seberang Padang Utara

Permintaan tersebut sempat memicu ketegangan. Massa dan Polisi terlibat aksi saling dorong di depan pintu masuk Mapolda Sumbar. Untuk mengantisipasi situasi yang ber­kembang, sejumlah perso­nel kepolisian tampak me­nge­nakan helm pengama­nan dan membawa ta­meng.

Meski sempat memanas, situasi berhasil dikendalikan setelah dilakukan mediasi antara Polisi dengan koordinator lapangan. Massa kemudian kem­bali melanjutkan orasi secara tertib di bawah pengawalan Polisi.

Dalam orasinya, massa juga menyampaikan se­jum­lah tuntutan. Di antaranya meminta Mabes Polri memeriksa mantan Ka­polda Sumbar, mengu­sut tuntas aktor intelektual di balik dugaan pabrik nar­koba di Kota Padang, serta memberantas aktivitas tam­bang ilegal yang masih marak di Sumbar.

Koordinator Lapangan, Mardian Susanto, mengatakan kedatangan massa aksi untuk mengeveluasi kinerja Polda Sumbar di momen bertepatan pada hari Bhayangkara ke 80.

Baca Juga  Kepala Sekolah Dibacok di Jalan

“Kami ke sini juga mengevaluasi kinerja polisi sebab ini bertetapan dengan hari Bhayangkara,” kata Mardian.

Ia menegaskan, aksi yang dilakukan merupakan aksi damai dan bukan untuk membuat kerusuhan.

“Kami ke sini untuk aksi damai, bukan anarkis. Ka­mi datang untuk meminta evaluasi terhadap Polri, bukan melakukan tindakan anarkis,” tegasnya.

Mardian mengungkapkan, massa membawa sej­umlah tuntutan terkait pe­ne­gakan hukum di Sumbar. Di antaranya meminta Ma­bes Polri memeriksa mantan Kapolda Sumbar, mengusut aktor intelektual di balik pabrik narkoba di Kota Padang, serta memberantas praktik tambang ilegal di Sumbar.

“Terutama untuk Ka­polda Sumbar harus membarantas tambang ilegal yang ada di Sumbar, sebelum Sertijab Kapolda baru. Kami berharap pemberantasan tambang ilegal menjadi prioritas, termasuk sebelum proses serah terima jabatan Kapolda Sumbar yang baru,” pungkasnya. (*)